Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir berubah menjadi bencana yang meninggalkan luka mendalam. Banjir merendam permukiman, ribuan warga mengungsi, dan banyak keluarga terpaksa kehilangan rumah serta harta benda. Di tengah kecemasan yang menyelimuti, tersisa harapan-harapan bahwa mereka tetap kuat, tetap sehat, dan tetap selamat hingga bantuan tiba.
Sebagai wujud empati dan solidaritas, RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan doa bersama usai Sholat Dzuhur di Masjid At-Taqwa RSPAU.(04/12/25). Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Telegram Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Nomor T/92/2025, yang mengimbau seluruh jajaran TNI AU untuk memanjatkan doa bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah serta bagi prajurit yang tengah mengemban tugas kemanusiaan.
Dalam doa yang dipenuhi kekhusyukan, civitas hospitalia RSPAU memohon kepada Allah SWT agar saudara-saudara di daerah terdampak diberikan kesehatan, keselamatan, ketabahan, dan kesabaran menghadapi situasi sulit ini. Setiap lirih doa dipanjatkan dengan harapan agar bencana segera mereda dan proses pemulihan dapat berjalan cepat dan lancar.
Civitas hospitalia RSPAU juga memanjatkan doa khusus bagi personel dan alutsista TNI Angkatan Udara yang terlibat dalam operasi bantuan penanggulangan bencana. Mereka berada di garda terdepan, melintasi medan yang menantang demi mengirimkan bantuan, mengevakuasi warga, dan memastikan keselamatan masyarakat. Melalui doa ini, RSPAU memohon keamanan, kelancaran, keselamatan, dan kesuksesan bagi setiap langkah yang mereka ambil.
Lebih dari sekadar ritual, doa bersama ini menjadi ruang untuk menyatukan hati dan ruang untuk merasakan duka bersama, sekaligus menyalakan kembali semangat kemanusiaan. RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap kekuatan dan pertolongan Allah SWT senantiasa menaungi bangsa Indonesia, khususnya saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Humas RSPAU

Komentar