Sebagai bagian
dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan serta validasi data
fasilitas kesehatan, RSPAU dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan Tim
Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Selasa
(29/7/25). Kegiatan ini merupakan rangkaian Monev ASPAK (Aplikasi Sarana,
Prasarana, dan Alat Kesehatan) dan pelaporan Tempat Tidur KRIS (Ketersediaan
Rumah Sakit dan Informasi Sistem) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten
Bantul, sebagai upaya memastikan keterpaduan data dan akurasi pelaporan yang
sangat penting bagi pengelolaan pelayanan kesehatan di tingkat daerah maupun
nasional.
Dalam kesempatan
ini, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito membacakan sambutan Kepala RSPAU
dr. S. Hardjolukito, yang menggarisbawahi pentingnya integritas dan akurasi
dalam pengisian data ASPAK. Kepala RSPAU menegaskan bahwa data yang valid dan
transparan merupakan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan strategis untuk
meningkatkan kualitas layanan rumah sakit.
"Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai
bagian dari upaya bersama dalam memastikan bahwa pelayanan di RSPAU dr. Suhardi
Hardjolukito senantiasa selaras dengan standar nasional, transparan dalam
pelaporan, serta terintegrasi secara digital dengan sistem informasi kesehatan
pemerintah," kata Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Kepala
RSPAU dr. S. Hardjolukito juga menegaskan bahwa pelaporan ASPAK dan TT KRIS
bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan cerminan dari akuntabilitas,
kesiapan infrastruktur, serta mutu layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam kerangka inilah, RSPAU menyatakan kesiapannya mendukung penuh program
pemerintah terkait Klasifikasi Rumah Sakit berbasis Kompetensi dan implementasi
Program KRIS yang akan diberlakukan secara nasional pada 31 Desember 2025.
RSPAU berkomitmen untuk terus berbenah, agar seluruh indikator layanan dan
fasilitas yang dimiliki sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Kementerian
Kesehatan.
Adapun Tim
Monitoring dan Evaluasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang hadir dalam
kegiatan tersebut terdiri atas tenaga ahli yang berkompeten di bidang pelayanan
kesehatan rujukan dan administrasi data, yaitu dr. Yoseph Doni selaku Kepala
Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan, Nelly Syukriani Z, S.Tr.Keb., Bdn. sebagai
Penelaah Teknis Kebijakan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Sausan Iriana, SKM dan
Afita Mega, S.Tr.Keb. sebagai Analis Administrasi Pelayanan Kesehatan Rujukan,
serta Krisnawan P., Amd.Kep. dan Upik Rahmi, Amd.Kep. yang bertugas sebagai
pengelola data pelayanan kesehatan rujukan.
Selama
pelaksanaan kegiatan, tim dari Dinkes melakukan verifikasi dan validasi
menyeluruh terhadap data ASPAK dan pelaporan tempat tidur KRIS yang telah
diinput oleh RSPAU pada aplikasi RS Online. Verifikasi ini meliputi pengecekan
ketersediaan sarana, prasarana, alat kesehatan, serta kondisi riil jumlah dan
jenis tempat tidur yang tersedia untuk pasien rawat inap. Tim Monev juga
meninjau proses penginputan data agar sesuai dengan prosedur yang berlaku dan
memberikan rekomendasi perbaikan untuk optimalisasi pengelolaan data. Hal ini
penting agar sistem pelaporan menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah diakses
oleh berbagai pihak terkait secara real-time.
Kegiatan ini
tidak hanya menjadi evaluasi satu arah, melainkan juga sebagai forum koordinasi
dan komunikasi dua arah antara RSPAU dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.
Dengan demikian, rumah sakit dapat menerima masukan konstruktif untuk terus
menyempurnakan sistem pelayanan dan pelaporan, sementara Dinkes dapat
memperoleh gambaran kondisi aktual fasilitas kesehatan di lapangan. Dengan data
yang valid dan terverifikasi, RSPAU mampu mengantisipasi kebutuhan pasien
secara tepat serta merancang pengembangan fasilitas dan layanan sesuai standar
nasional dan kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya
penguatan manajemen data dan pengawasan, RSPAU dr. S. Hardjolukito optimis
mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperkuat posisinya sebagai
rumah sakit rujukan yang handal dan terpercaya di wilayah DIY dan sekitarnya.
Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat
akan terus meningkat, sejalan dengan visi dan misi RSPAU untuk memberikan
pelayanan kesehatan terbaik. Humas RSPAU

Komentar