Daftar Berita

RSPAU Jadi Titik Panas Perubahan, Kapuskesau Genjot Transformasi RS TNI AU

RSPAU dr. S. Hardjolukito dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Program Akselerasi Manajerial Rumah Sakit TNI Angkatan Udara yang digelar pada 4–7 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau) melalui Ditbinyankes ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola, dan manajerial rumah sakit di jajaran TNI AU.

Kegiatan secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara, Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes. Dalam sambutannya, Kapuskesau menegaskan bahwa rumah sakit TNI AU harus mampu berkembang menjadi institusi pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang. “Saya memandang bahwa rumah sakit TNI AU harus mampu menjadi institusi pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing,” tegas Kapuskesau saat membuka kegiatan.

Pada momen pembukaan tersebut, turut dilaksanakan launching portal digital Puskesau sebagai bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi. Dua inovasi digital resmi diperkenalkan, yakni SILARAS (Sistem Layanan Digital Puskesau) yang dirancang untuk mendukung kemudahan akses layanan, integrasi data, dan peningkatan mutu pelayanan, serta SIMON (Sistem Monitoring Digital Puskesau) yang dikembangkan untuk mendukung pemantauan, evaluasi, dan penguatan layanan kesehatan secara modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Bertempat di Ruang Garuda 1 RSPAU dr. S. Hardjolukito, kegiatan ini menghadirkan peserta dari jajaran rumah sakit TNI AU yang terdiri dari calon kepala rumah sakit dan middle manager, baik secara luring maupun daring. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan rumah sakit, memperkuat tata kelola organisasi, serta mendorong transformasi pelayanan kesehatan yang adaptif dan berdaya saing.

Program ini menghadirkan sejumlah pembicara kompeten dari jajaran pimpinan TNI AU, praktisi rumah sakit militer, hingga akademisi. Di antaranya Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes. yang membawakan materi tentang kebijakan strategis dan kepemimpinan komando rumah sakit TNI AU, Marsma TNI dr. Margono Gatot, Sp.JP. selaku Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang menyampaikan materi Meta Leadership Hospital: Lesson Learned from RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta Dr. Ari Hermawan, S.K.M., S.M., M.M., CHRA dari Puskesau yang membahas sistem remunerasi, akuntabilitas, dan audit keuangan rumah sakit.
Selain itu, materi juga disampaikan oleh Letkol Kal Nanang Sopyan terkait sistem pengadaan barang dan jasa, Letkol Kes Anang Yulianto, S.Kep., S.K.M., S.H., M.M., CRM., FISQua mengenai standardisasi akreditasi dan mutu rumah sakit, Kolonel Kes dr. Achmad Yunus, Sp.OG. tentang optimalisasi klaim BPJS dan Revenue Cycle Management (RCM), Lettu Kes dr. Muhammad Sobri Maulana, S.Kom. terkait optimalisasi SIMRS untuk pelayanan dan klaim, serta Kolonel Kes drg. Imelda Sriulina, Sp.Ort. dalam sesi panel diskusi kerja sama aset (KBM).

Tak hanya itu, pelatihan ini juga menggandeng akademisi dari KMK FK-KMK UGM yang membawakan berbagai materi strategis seperti The Future of Hospital and Lean Management, transformasi digital rumah sakit, strategic planning, financial for non-financial manager, mitigasi risiko hukum malpraktik, hingga conflict resolution dan media handling. Kombinasi narasumber dari unsur militer, praktisi rumah sakit, dan akademisi ini menjadi kekuatan utama dalam memberikan perspektif komprehensif bagi peserta.

Sebagai tuan rumah, RSPAU dr. S. Hardjolukito tidak hanya menyiapkan sarana dan dukungan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran melalui kontribusi langsung para pejabat dan tenaga profesionalnya sebagai peserta maupun narasumber. Hal ini menegaskan peran RSPAU sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas manajerial dan pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kepemimpinan rumah sakit TNI AU yang lebih adaptif, visioner, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern. Kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi bukti bahwa RSPAU dr. S. Hardjolukito terus mengambil peran strategis dalam mendukung penguatan sistem kesehatan TNI AU secara profesional, efektif, dan berkelanjutan. Humas RSPAU


Ka RSPAU Turut Hadir Peninjauan Wamenkes di Lakespra dr. Saryanto

Di tengah tuntutan keselamatan penerbangan yang semakin kompleks, penguatan layanan kesehatan kedirgantaraan menjadi salah satu prioritas strategis nasional. Momentum ini tampak dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, ke Lakespra dr. Saryanto, Rabu (6/5/26), yang turut dihadiri Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kesiapan dan performa personel penerbangan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meninjau kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menjaga keselamatan dan performa personel penerbangan. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Departemen Aeroklinik serta fasilitas Aerofisiologi, meliputi Hypobaric Chamber, Hyperbaric Chamber, Human Centrifuge (HC)p, pEjection Seat Trainer (EST), Advanced Orientation Trainer (AOT), hingga Helicopter Underwater Escape Training (HUET).

Bagi RSPAU dr. S. Hardjolukito, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi dan peningkatan kompetensi, khususnya di bidang kedokteran dirgantara. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap fasilitas dan layanan mampu menjawab tantangan operasional serta kebutuhan kesehatan personel secara optimal.

Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat TNI AU dan lintas instansi, di antaranya Kapuskesau, Dirmatfaskes Puskesau, Kapuske TNI, Kapuskesad, Kapuskesal, Kapusdokkes Polri, serta Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan. Hadir pula sejumlah pakar dan tokoh, termasuk Ketua PERDOSPI, Marsda (Purn) dr. Mariono, Marsma (Purn) Dr. dr. Wawan Mulyawan, Kolonel Kes (Purn) dr. Herman Mulyadi, serta enam dokter spesialis kardiologi.

Melalui momentum ini, RSPAU terus memperkuat perannya sebagai bagian dari sistem kesehatan TNI AU yang adaptif, profesional, dan humanis, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi personel maupun masyarakat. Humas RSPAU

Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026.

Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh pekerja yang telah menjadi penggerak kemajuan bangsa. Semoga setiap usaha dan dedikasi membawa kesejahteraan, keadilan, dan masa depan yang lebih baik untuk semua.

Perkuat Respon Faskes Hadapi Outbreak RSPAU Gelar Webinar PPI Nasional

RSPAU dr. S. Hardjolukito menyelenggarakan Webinar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bertajuk “Pengelolaan Outbreak Pasien Infeksius” pada Kamis, (30/4/26).. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan menghadapi potensi lonjakan kasus penyakit infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan. Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pelayanan kesehatan, baik rumah sakit TNI, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Webinar dibuka secara resmi oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. Dalam sambutannya, Kepala RSPAU menegaskan bahwa perkembangan penyakit infeksi saat ini menuntut setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk selalu memiliki kesiapsiagaan yang optimal, khususnya dalam menghadapi potensi outbreak penyakit infeksius.

“Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keselamatan pasien, tenaga kesehatan, pengunjung, serta lingkungan rumah sakit. Implementasi program PPI yang kuat dan konsisten menjadi salah satu kunci dalam memutus rantai penularan infeksi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh,” tegas Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Senja Ekawati, A.Md.Kep. ini menghadirkan tiga narasumber internal yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Kolonel Kes dr. Ni’mah Hayati, Sp.PA. dengan topik Epidemiologi HAIs, yang membahas definisi Healthcare Associated Infections (HAIs), jenis-jenis HAIs, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Materi kedua disampaikan oleh Lina Efendi, S.Kep., Ners., yang mengangkat tema Penyakit Infeksi Terkini yang Berisiko Wabah. Dalam paparannya, dijelaskan berbagai penyakit emerging dan re-emerging yang saat ini berkembang, beserta strategi pencegahan dan pengendalian yang perlu dipahami oleh tenaga kesehatan guna meminimalkan risiko penularan.

RSPAU Dorong Budaya Keselamatan melalui Penguatan PPI di Lingkungan Rumah Sakit

Upaya membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan rumah sakit terus menjadi perhatian RSPAU dr. S. Hardjolukito. Salah satunya diwujudkan melalui Seminar dan Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Kepatuhan Petugas dalam Kebersihan Tangan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang diselenggarakan pada Selasa (28/4/26). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang diwakili oleh Ka Komed RSPAU Kolonel Kes dr. Slamet Widodo, Sp.THT-KL, serta diikuti oleh peserta dari berbagai satuan kerja dan tenaga kesehatan di lingkungan RSPAU.

Dalam sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang dibacakan oleh Ka Komed RSPAU, disampaikan bahwa kebersihan tangan dan penggunaan alat pelindung diri merupakan langkah dasar yang sederhana namun memiliki peran sangat penting dalam mencegah terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan. Konsistensi dalam penerapannya menjadi bagian dari tanggung jawab profesional seluruh personel RSPAU dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan pembukaan. Selanjutnya peserta mengikuti sesi pre test yang dipandu moderator sebagai langkah awal untuk mengukur pemahaman peserta sebelum menerima materi inti workshop.

Materi pertama membahas Teori Kebersihan Tangan yang disampaikan oleh Letkol Kes R.Y. Wulandari, A.Md. Materi ini mengulas lima momen penting kebersihan tangan dan enam langkah cuci tangan yang benar sebagai bagian penting dalam pencegahan infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pada sesi berikutnya, peserta menerima materi mengenai Teori Penggunaan Alat Pelindung Diri yang disampaikan oleh PNS III-D Lina Efendi, S.Kep., Ners. Dalam pemaparannya dijelaskan jenis-jenis APD, indikasi penggunaan, serta tata cara penggunaan APD yang tepat sesuai standar keselamatan dan prosedur pelayanan.
Setelah sesi teori, workshop dilanjutkan dengan praktik langsung kebersihan tangan yang dipandu oleh Letkol Kes R.Y. Wulandari, A.Md. Pada sesi ini peserta mempraktikkan enam langkah kebersihan tangan secara benar untuk memastikan pemahaman tidak hanya berhenti pada teori, namun juga mampu diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Peserta kemudian mengikuti praktik penggunaan APD yang dipandu oleh PNS III-D Lina Efendi, S.Kep., Ners. Dalam sesi ini peserta mempraktikkan cara penggunaan dan urutan pemakaian APD secara tepat sesuai standar PPI, guna meminimalkan risiko kontaminasi dalam pelayanan klinis.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan post test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian workshop. Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap seluruh peserta dapat semakin meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap penerapan kebersihan tangan dan penggunaan APD sebagai bagian dari budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit. Humas RSPAU

RSPAU Gelar Rapat Dewan Pengawas BLU Triwulan I Tahun Anggaran 2026

RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Rapat Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan Umum (BLU) dalam rangka evaluasi kinerja layanan dan keuangan Triwulan I Tahun Anggaran 2026 secara daring dan luring, Kamis (23/4/26). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk meninjau capaian kinerja rumah sakit sekaligus memperkuat tata kelola organisasi dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Rapat Dewan Pengawas BLU ini dihadiri oleh Irjen Kemhan RI Letnan Jenderal TNI Rui Duarte selaku Anggota Dewan Pengawas BLU RSPAU dr. S. Hardjolukito, Kapuskesau Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes selaku Anggota Dewan Pengawas/Tenaga Ahli, Kepala KPPN Surabaya II Hari Winarno, S.E., M.M., Kepala KPPN Yogyakarta Arvi Risnawati, S.E., Ak., serta para pejabat di jajaran RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dewan Pengawas yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir, baik secara luring maupun daring, dalam rapat tersebut. Beliau menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin antara Dewan Pengawas dan RSPAU menjadi elemen penting dalam memperkuat peningkatan kinerja rumah sakit ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito memaparkan laporan kinerja layanan dan keuangan RSPAU dr. S. Hardjolukito sampai dengan Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Paparan tersebut mencakup evaluasi capaian pelayanan, efektivitas pengelolaan anggaran, serta berbagai langkah strategis yang telah dilaksanakan guna menjaga kualitas layanan kesehatan, efisiensi operasional, dan akuntabilitas pengelolaan BLU.

Melalui forum ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap dapat memperoleh arahan, saran, dan masukan konstruktif dari Dewan Pengawas sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola rumah sakit. Rapat Dewan Pengawas BLU ini juga menjadi wujud komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam menjalankan fungsi pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan bagi prajurit, keluarga, dan masyarakat. Humas RSPAU

Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)

Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)

Hari : Selasa s.d. Minggu
Tanggal : 19 - 24 Mei 2026
Metode : Blended (3 hari online & 3 hari offline)
Bertempat di RSPAU dr. S. Hardjolukito

Inventasi Rp. 1.750.000,-

Fasilitas
1. Sertifikat
2. Training Kit
3. E-Modul Pelatihan
4. Coffee Break
5. Lunch
6. Tas
7. Kaos

Pendaftaran dapat dilakukan melalui:
https://bit.ly/PelBTCLS19-24Mei26

Informasi lebih lanjut :
WA : 0856 5555 9359 (Chasminarti Rosyidah

Resume Survei Kepuasan Masyarakat Triwulan I Tahun 2026

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh responden yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) periode Januari s.d. Maret 2026. Melalui dukungan dan masukan yang Bapak/Ibu berikan, RSPAU dr. S. Hardjolukito memperoleh nilai kepuasan dengan kategori Sangat Baik.

Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin profesional, aman, nyaman, dan humanis. Kepercayaan yang diberikan menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Sinergi Strategis RSPAU dan RS UAD Jajaki Kerjasama Layanan Kesehatan

RSPAU dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan silaturahmi dari Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD), Selasa (21/4/26). Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Garuda 2 RSPAU dan diterima langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. hardjolukito beserta jajaran pejabat RSPAU.

Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Direktur RS UAD dr. Asri Priyani Muryatiningsih, MPH., CHMC., FISQua., beserta jajaran manajemen RS UAD. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki peluang kerja sama di bidang pelayanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., menegaskan komitmen untuk membuka peluang kerja sama yang konkret dan berkelanjutan antara kedua institusi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis, pelayanan bersama dan sistem rujukan, serta pengembangan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan.

“Kolaborasi SDM, pelayanan bersama, serta sinergi dalam bidang pendidikan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. RSPAU siap menjadi mitra dalam pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas layanan,” ungkap Kepala RSPAU dr. S. hardjolukito.

Sementara itu, Direktur RS UAD dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari penjajakan kerja sama layanan kesehatan yang lebih terintegrasi. Beliau menekankan pentingnya menyelaraskan standar pelayanan serta membangun sinergi antar rumah sakit dalam menghadapi kebijakan sistem layanan berbasis kompetensi.

Lebih lanjut, RS UAD juga menyampaikan rencana kerja sama dalam sistem rujukan, khususnya untuk layanan penunjang medis seperti pemeriksaan CT Scan, MRI, Cathlab, serta beberapa layanan spesialistik lainnya. Humas RSPAU

Harmoni Pengabdian Menggema di Auditorium, RSPAU Band Bersinar di Jazz Night 2026 Dies Natalis FK-KMK UGM

Siapa sangka, tangan-tangan yang setiap hari sigap menyelamatkan nyawa, melayani pasien, dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, malam itu berubah menjadi tangan-tangan yang menari di atas instrumen musik, menghadirkan harmoni yang hangat dan membanggakan. Di panggung Jazz Night 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-80 FK-KMK UGM, RSPAU dr. S. Hardjolukito melalui RSPAU Band tampil memikat dan menggetarkan suasana Auditorium FK-KMK UGM pada Minggu (19/4/26).

Yang membuat penampilan ini begitu istimewa, para personel RSPAU Band bukanlah musisi profesional panggung hiburan. Mereka adalah para pejuang Kesehatan di antaranya tenaga medis dan nonmedis yang sehari-hari berdiri di garis pelayanan yaitu Letkol Adm Gaguk Sunu Widianto., S E., M. Ak., Kapten Lek Ade Supriadi., Serda Riyanto, Penata Tk I III-d M Sinatria Yogasara., S.E., PPPK M Rahmat Sulchan., S. Ak., dr. Diana Fitri., Sp.Og., TL Tiara, Rachel dan Fatur. Di balik jas putih dan seragam dinas, tersimpan talenta yang malam itu tampil percaya diri, hangat, dan memukau.

Dari total 10 band yang tampil, termasuk penampilan istimewa para profesor dan guru besar UGM, RSPAU Band hadir bukan sekadar mengisi panggung, mereka menghadirkan energi, karakter, dan identitas. Setiap nada yang mengalun menjadi bahasa kebanggaan, setiap irama menjadi simbol dedikasi.

Puncaknya, penampilan saxophone yang penuh karakter dari Fatur berhasil mengantarkan RSPAU Band meraih penghargaan The Best Supporting Team, sebuah pengakuan yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menguatkan semangat kebersamaan keluarga besar RSPAU.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta keluarga yang memberikan dukungan langsung kepada RSPAU Band. Seusai penampilan, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas penampilan luar biasa yang telah ditunjukkan. Penampilan ini dinilai menjadi wujud nyata bahwa insan RSPAU tidak hanya unggul dalam pengabdian pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam ruang-ruang kebudayaan dan kebersamaan lintas institusi.

Jazz Night 2026 berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Tepuk tangan panjang dari para hadirin menjadi bukti bahwa penampilan RSPAU Band bukan sekadar menghibur, melainkan menghadirkan resonansi kebanggaan. Malam itu, RSPAU Band tidak hanya memainkan musik, tetapi juga memainkan semangat, solidaritas, dan nama baik RSPAU dengan penuh jiwa. Humas RSPAU

Obrolan Pagi dr. Priscilla Anastasia Fitriany Dugis, Sp.K.F.R., M.Ked.Klin Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSPAU dr. S. Hardjolukito

Mari ikuti talkshow kesehatan Obrolan Pagi yang membahas penanganan celah bibir dan langit-langit (cleft) secara menyeluruh, hingga membantu pasien mendapatkan senyum sempurna dan kemampuan bicara yang optimal, bersama:

dr. Priscilla Anastasia Fitriany Dugis, Sp.K.F.R., M.Ked.Klin
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSPAU dr. S. Hardjolukito

Rabu, 22 April 2026
Pukul 10.00 – 11.00 WIB
Live di RBTV Jogja

Melalui edukasi kesehatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus berkomitmen memberikan informasi medis yang komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat mulai dari tindakan medis hingga rehabilitasi.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan wawasan langsung dari ahlinya.
Info Layanan Kesehatan:
+62 811 2280 8888 (CS)

Perkuat Respon Darurat di Lingkungan Kerja RSPAU Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Karyawan PT. YTI

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan oleh RSPAU dr. S. Hardjolukito berlangsung dengan sukses di lingkungan PT. Yogyakarta Tembakau Indonesia pada Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Letkol Kes dr. Luhur Pribadi, Sp. JP dan diikuti oleh peserta dari berbagai bagian, mulai dari manajemen, unit produksi, hingga petugas keamanan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan, khususnya henti jantung.

Dalam sesi materi, dr. Luhur menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep Bantuan Hidup Dasar (BHD), perbedaan henti jantung dan serangan jantung, teknik pijat jantung (CPR), serta penggunaan alat kejut jantung otomatis (AED). Peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung untuk mempelajari teknik pijat jantung yang benar.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti praktik maupun sesi tanya jawab. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi penting terkait tanda-tanda bahaya penyakit jantung serta langkah penanganan awal yang tepat saat terjadi henti jantung.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat, sehingga dapat meningkatkan peluang keselamatan bagi korban henti jantung di lingkungan kerja.