Daftar Berita

RSPAU Jalin Kerja Sama Pelayanan Kesehatan dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bidang pelayanan kesehatan dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta pada Jumat (8/5/26) di Ruang Garuda 2 RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kegiatan penandatanganan turut dihadiri Manager Kesehatan PT KAI Daop 6 Yogyakarta Wakhyo Komantri beserta jajaran, serta para pejabat RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Manager Kesehatan PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Wakhyo Komantri bersama Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi pegawai serta keluarga besar KAI Daop 6 Yogyakarta, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pelayanan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan rutin, Medical Check Up (MCU), tindakan medis darurat, layanan rujukan sesuai standar perusahaan, hingga pelaksanaan kegiatan bakti sosial. Melalui kerja sama ini diharapkan pegawai dan keluarga KAI Daop 6 Yogyakarta dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, profesional, dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa momentum tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi pegawai dan keluarga KAI. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi langkah untuk memperluas sinergi RSPAU dr. S. Hardjolukito dengan berbagai instansi sehingga keberadaan rumah sakit dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” ungkap Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito.
Kerja sama ini juga menjadi implementasi nilai TNI AU AMPUH, yaitu Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat maupun mitra kerja.
Selain pelayanan kuratif, RSPAU dr. S. Hardjolukito juga berkomitmen menghadirkan layanan promotif dan preventif, salah satunya melalui program Medical Check Up berkala guna mendukung kesehatan serta produktivitas sumber daya manusia di lingkungan PT KAI Daop 6 Yogyakarta

Dengan terlaksananya PKS ini, diharapkan hubungan kerja sama antara RSPAU dr. S. Hardjolukito dan PT KAI Daop 6 Yogyakarta dapat berjalan secara berkesinambungan, semakin mempererat hubungan kelembagaan kedua institusi, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesehatan dan produktivitas pegawai di lingkungan PT KAI Daop 6 Yogyakarta. Humas RSPAU

INFORMASI LAYANAN RSPAU dr. S. HARDJOLUKITO

INFORMASI LAYANAN RSPAU dr. S. HARDJOLUKITO

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Isa Al Masih, maka layanan di RSPAU dr. S. Hardjolukito mengalami penyesuaian sebagai berikut:

14–15 Mei 2026
Pelayanan Rawat Jalan TUTUP

 Poli Psikiatri tanggal 15 Mei 2026 tetap buka (Poli Pagi)
Pelayanan Gawat Darurat (IGD) tetap buka 24 jam
Pelayanan Rawat Inap tetap beroperasi dan siap melayani pasien

RSPAU dr. S. Hardjolukito tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis bagi masyarakat.

 Informasi lebih lanjut:
Customer Service / WhatsApp: 0811-2280-8888

RSPAU dr. S. Hardjolukito Terima Kunjungan PT. Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta

Perwakilan PT. Jasa Raharja Kantor Wilayah DIY melaksanakan kunjungan silaturahmi ke RSPAU dr. S. Hardjolukito dan diterima langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito di ruang kerja Kepala RSPAU pada Selasa (12/5/26). Adapun rombongan PT Jasa Raharja Kanwil DIY yang hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Eko Mulyanto, S.E. selaku Kabag Operasional Jasa Raharja Kanwil DIY, Imam Cahyono, S.H. selaku Kepala KPJR Tk. I Bantul, serta Frenki Sahat selaku Kasubag Adm Santunan Jasa Raharja Kanwil DIY.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito didampingi oleh Kabag APP, Kahumas, serta staf penjaminan. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai diskusi yang membahas percepatan klaim serta penguatan sinergi pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyambut baik kunjungan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara RSPAU dan Jasa Raharja, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, dalam pertemuan tersebut juga muncul beberapa gagasan kolaborasi sosial kemanusiaan ke depan, seperti kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing, bantuan kaki palsu bagi masyarakat yang membutuhkan, hingga program pengobatan gratis dari tim medis RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Tak hanya itu, turut dibahas pula peluang kerja sama layanan Samsat Keliling yang dapat hadir di lingkungan RSPAU guna memberikan kemudahan pelayanan administrasi bagi personel maupun masyarakat.

Sementara itu, Kabag Operasional Jasa Raharja Kanwil DIY menyampaikan terima kasih atas kerja sama, respons cepat, dan kesigapan yang selama ini ditunjukkan oleh RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam penanganan korban kecelakaan. Menurutnya, kesigapan tenaga kesehatan, penolong, dan relawan sangat menentukan keselamatan korban, terutama pada masa-masa awal penanganan darurat.

Melalui kunjungan ini diharapkan sinergi antara PT. Jasa Raharja dan RSPAU dr. S. Hardjolukito semakin kuat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan korban kecelakaan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat luas. Humas RSPAU

Selamat Hari Perawat Internasional

elamat Hari Perawat Internasional

Di balik setiap tindakan cepat, sentuhan hangat, dan doa yang terucap dalam diam, ada sosok perawat yang selalu hadir menjaga harapan kehidupan.
Mereka bukan hanya garda terdepan pelayanan kesehatan, tetapi juga sumber kekuatan, empati, dan ketulusan bagi setiap pasien.

Terima kasih kepada seluruh perawat yang terus mengabdi dengan hati.

“Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives.”

RSPAU Gelar Orientasi Staf Baru untuk Siapkan Kualitas SDM dan Pelayanan Rumah Sakit

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan orientasi bagi staf baru yang berlangsung di Ruang Akreditasi RSPAU pada Selasa hingga Rabu, 12–13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membekali personel baru agar mampu memahami budaya kerja, sistem pelayanan, serta peran strategis rumah sakit dalam mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Udara.

Orientasi dilaksanakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai visi dan misi RSPAU, sekaligus memperkenalkan peran rumah sakit sebagai institusi kesehatan militer yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung operasional dan pelayanan kesehatan Angkatan Udara. Dalam kegiatan tersebut, staf baru diperkenalkan dengan struktur organisasi rumah sakit, alur koordinasi kerja, serta berbagai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di lingkungan RSPAU.

Berbagai materi strategis disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi Tata Kelola Rumah Sakit yang meliputi profil, motto, visi, misi, dan struktur organisasi RSPAU disampaikan oleh Letkol Kes Toni Hidayat, SKM. Selanjutnya, materi mengenai Mutu Rumah Sakit dan Anti Fraud diberikan oleh Letkol Kes Anang Yulianto, S.Kep., SKM, S.H., M.M., CRM, FISQua.

Dalam rangka memperkuat budaya kerja yang bersih dan profesional, peserta juga mendapatkan materi tentang Pembangunan Zona Integritas dalam Pelayanan Rumah Sakit yang disampaikan oleh Kolonel Kes Nurul Hidayat, SE., M.M. Sementara itu, pengenalan terkait Akreditasi Rumah Sakit disampaikan oleh Letkol Kes drg. Gunawan Raharjo, Sp.K.G.

Materi penting lainnya mengenai Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) diberikan oleh PNS III-A Danang Suseno, A.Md.Kep. Selain itu, peserta juga mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) beserta praktik yang dipandu oleh Letkol Kes dr. Luhur Pribadi, Sp.JP.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap kondisi darurat, peserta diberikan pelatihan penggunaan APAR dan praktik langsung oleh PPPK Dwi Ristu Ginanjar, A.Md.Kep., S.K.M. Selain itu, materi Pengelolaan B3 dan praktik penggunaan Spill Kit B3 disampaikan oleh PNS III-A Damas Nurisma Aji, A.Md.

Pada sesi berikutnya, Letkol Kum (W) Umawati, S.H. memberikan materi mengenai Gratifikasi dan Manajemen Komplain guna membangun budaya pelayanan yang transparan dan akuntabel. Adapun materi Komunikasi Efektif dan Service Excellent disampaikan oleh Mayor Kes (W) drg. Astin Murlina untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan keluarga pasien.

Tidak kalah penting, materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Hand Hygiene disampaikan oleh Letkol Kes (W) R.Y. Wulandari, A.Md. sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan pasien dan tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit.

Melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh staf baru mampu beradaptasi dengan cepat, memahami tanggung jawab sesuai bidang tugas masing-masing, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, adaptif, modern, unggul, dan humanis sesuai nilai-nilai yang diusung RSPAU dr. S. Hardjolukito. Humas RSPAU

TNI AU Profesional, Bijak Gunakan Media Sosial

Penggunaan media sosial merupakan bagian dari kehidupan digital saat ini. Namun, saat mengenakan seragam dan menjalankan tugas kedinasan, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga etika, disiplin, serta kehormatan institusi.
Hindari melakukan live streaming maupun aktivitas media sosial yang berpotensi mengganggu profesionalisme dan citra satuan. Bijak dalam bermedia sosial adalah bentuk kepedulian terhadap keamanan informasi, wibawa institusi, dan kepercayaan masyarakat.
Mari bersama membangun budaya digital yang positif, profesional, dan bertanggung jawab.
Karena menjaga nama baik institusi dimulai dari diri sendiri.

Langkah Nyata Menuju WBBM RSPAU Terima Penilaian TPI TNI AU

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan Verifikasi dan Penilaian Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Tim Penilai Internal (TPI) TNI Angkatan Udara yang berlangsung pada 11–13 Mei 2026 di lingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh Pengendali Teknis Tim Penilai Internal TNI AU Marsma TNI Pipik Krispiarto beserta Tim Penilai Internal Pembangunan ZI TNI AU dari Srenaau dan Itjenau, Pendampingan dari Puskesau, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta jajaran pejabat dan tim kerja pembangunan Zona Integritas.

Pada kesempatan tersebut, Marsma TNI Pipik Krispiarto membacakan sambutan Asrena Kasau yang menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa RSPAU dr. S. Hardjolukito dinilai telah memenuhi kriteria sebagai satuan kerja perwakilan TNI AU untuk diusulkan meraih predikat menuju WBBM, berdasarkan capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2024 serta hasil evaluasi kinerja tahun 2025.

Selain itu, Asrena Kasau juga berharap RSPAU dr. S. Hardjolukito dapat meraih predikat menuju WBBM dan menjadi pilot project atau percontohan bagi satuan kerja lainnya di lingkungan TNI AU maupun TNI secara umum dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan komitmen seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat tata kelola organisasi yang berintegritas. Melalui kegiatan verifikasi dan penilaian ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan bagi seluruh tim kerja dalam mewujudkan satuan kerja yang unggul, profesional, dan terpercaya.

Selama pelaksanaan kegiatan, Tim Penilai Internal TNI AU melakukan pendalaman terhadap enam area perubahan pembangunan Zona Integritas melalui pemeriksaan dokumen, evaluasi implementasi program, serta pendalaman pada setiap bidang terkait. Adapun pembagian bidang meliputi Bidang I Manajemen Perubahan oleh Letkol Kal Andri Winarko, S.T., Bidang II Tata Laksana oleh Letkol Lek Achmad Wibowo, S.T., M.Si., Bidang III Manajemen SDM oleh Letkol Adm Denny Raymond, SIP., Bidang IV Akuntabilitas oleh Kolonel Kal Andika Budi Wijaya, S.T., M.Si., Bidang V Penguatan Pengawasan oleh Kolonel Sus Benedektus T.E.P., S.Ag., M.M., serta Bidang VI Pelayanan Publik oleh Kolonel Kes dr. Ari Hermawan, S.KM., S.M., M.M., CHRA.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembangunan Zona Integritas di lingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat. Semoga kegiatan verifikasi dan penilaian ini semakin memperkuat komitmen seluruh personel dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang unggul dan terpercaya, sehingga RSPAU dr. S. Hardjolukito dapat memperoleh Predikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026. Humas RSPAU


RSPAU Jadi Titik Panas Perubahan, Kapuskesau Genjot Transformasi RS TNI AU

RSPAU dr. S. Hardjolukito dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Program Akselerasi Manajerial Rumah Sakit TNI Angkatan Udara yang digelar pada 4–7 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau) melalui Ditbinyankes ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola, dan manajerial rumah sakit di jajaran TNI AU.

Kegiatan secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara, Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes. Dalam sambutannya, Kapuskesau menegaskan bahwa rumah sakit TNI AU harus mampu berkembang menjadi institusi pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang. “Saya memandang bahwa rumah sakit TNI AU harus mampu menjadi institusi pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing,” tegas Kapuskesau saat membuka kegiatan.

Pada momen pembukaan tersebut, turut dilaksanakan launching portal digital Puskesau sebagai bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi. Dua inovasi digital resmi diperkenalkan, yakni SILARAS (Sistem Layanan Digital Puskesau) yang dirancang untuk mendukung kemudahan akses layanan, integrasi data, dan peningkatan mutu pelayanan, serta SIMON (Sistem Monitoring Digital Puskesau) yang dikembangkan untuk mendukung pemantauan, evaluasi, dan penguatan layanan kesehatan secara modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Bertempat di Ruang Garuda 1 RSPAU dr. S. Hardjolukito, kegiatan ini menghadirkan peserta dari jajaran rumah sakit TNI AU yang terdiri dari calon kepala rumah sakit dan middle manager, baik secara luring maupun daring. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti rangkaian pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan rumah sakit, memperkuat tata kelola organisasi, serta mendorong transformasi pelayanan kesehatan yang adaptif dan berdaya saing.

Program ini menghadirkan sejumlah pembicara kompeten dari jajaran pimpinan TNI AU, praktisi rumah sakit militer, hingga akademisi. Di antaranya Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes. yang membawakan materi tentang kebijakan strategis dan kepemimpinan komando rumah sakit TNI AU, Marsma TNI dr. Margono Gatot, Sp.JP. selaku Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang menyampaikan materi Meta Leadership Hospital: Lesson Learned from RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta Dr. Ari Hermawan, S.K.M., S.M., M.M., CHRA dari Puskesau yang membahas sistem remunerasi, akuntabilitas, dan audit keuangan rumah sakit.
Selain itu, materi juga disampaikan oleh Letkol Kal Nanang Sopyan terkait sistem pengadaan barang dan jasa, Letkol Kes Anang Yulianto, S.Kep., S.K.M., S.H., M.M., CRM., FISQua mengenai standardisasi akreditasi dan mutu rumah sakit, Kolonel Kes dr. Achmad Yunus, Sp.OG. tentang optimalisasi klaim BPJS dan Revenue Cycle Management (RCM), Lettu Kes dr. Muhammad Sobri Maulana, S.Kom. terkait optimalisasi SIMRS untuk pelayanan dan klaim, serta Kolonel Kes drg. Imelda Sriulina, Sp.Ort. dalam sesi panel diskusi kerja sama aset (KBM).

Tak hanya itu, pelatihan ini juga menggandeng akademisi dari KMK FK-KMK UGM yang membawakan berbagai materi strategis seperti The Future of Hospital and Lean Management, transformasi digital rumah sakit, strategic planning, financial for non-financial manager, mitigasi risiko hukum malpraktik, hingga conflict resolution dan media handling. Kombinasi narasumber dari unsur militer, praktisi rumah sakit, dan akademisi ini menjadi kekuatan utama dalam memberikan perspektif komprehensif bagi peserta.

Sebagai tuan rumah, RSPAU dr. S. Hardjolukito tidak hanya menyiapkan sarana dan dukungan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran melalui kontribusi langsung para pejabat dan tenaga profesionalnya sebagai peserta maupun narasumber. Hal ini menegaskan peran RSPAU sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas manajerial dan pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kepemimpinan rumah sakit TNI AU yang lebih adaptif, visioner, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern. Kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi bukti bahwa RSPAU dr. S. Hardjolukito terus mengambil peran strategis dalam mendukung penguatan sistem kesehatan TNI AU secara profesional, efektif, dan berkelanjutan. Humas RSPAU


Ka RSPAU Turut Hadir Peninjauan Wamenkes di Lakespra dr. Saryanto

Di tengah tuntutan keselamatan penerbangan yang semakin kompleks, penguatan layanan kesehatan kedirgantaraan menjadi salah satu prioritas strategis nasional. Momentum ini tampak dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, ke Lakespra dr. Saryanto, Rabu (6/5/26), yang turut dihadiri Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kesiapan dan performa personel penerbangan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meninjau kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menjaga keselamatan dan performa personel penerbangan. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Departemen Aeroklinik serta fasilitas Aerofisiologi, meliputi Hypobaric Chamber, Hyperbaric Chamber, Human Centrifuge (HC)p, pEjection Seat Trainer (EST), Advanced Orientation Trainer (AOT), hingga Helicopter Underwater Escape Training (HUET).

Bagi RSPAU dr. S. Hardjolukito, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi dan peningkatan kompetensi, khususnya di bidang kedokteran dirgantara. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam memastikan setiap fasilitas dan layanan mampu menjawab tantangan operasional serta kebutuhan kesehatan personel secara optimal.

Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat TNI AU dan lintas instansi, di antaranya Kapuskesau, Dirmatfaskes Puskesau, Kapuske TNI, Kapuskesad, Kapuskesal, Kapusdokkes Polri, serta Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan. Hadir pula sejumlah pakar dan tokoh, termasuk Ketua PERDOSPI, Marsda (Purn) dr. Mariono, Marsma (Purn) Dr. dr. Wawan Mulyawan, Kolonel Kes (Purn) dr. Herman Mulyadi, serta enam dokter spesialis kardiologi.

Melalui momentum ini, RSPAU terus memperkuat perannya sebagai bagian dari sistem kesehatan TNI AU yang adaptif, profesional, dan humanis, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi personel maupun masyarakat. Humas RSPAU

Selamat Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2026.

Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh pekerja yang telah menjadi penggerak kemajuan bangsa. Semoga setiap usaha dan dedikasi membawa kesejahteraan, keadilan, dan masa depan yang lebih baik untuk semua.

Perkuat Respon Faskes Hadapi Outbreak RSPAU Gelar Webinar PPI Nasional

RSPAU dr. S. Hardjolukito menyelenggarakan Webinar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bertajuk “Pengelolaan Outbreak Pasien Infeksius” pada Kamis, (30/4/26).. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan menghadapi potensi lonjakan kasus penyakit infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan. Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai instansi pelayanan kesehatan, baik rumah sakit TNI, rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Webinar dibuka secara resmi oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. Dalam sambutannya, Kepala RSPAU menegaskan bahwa perkembangan penyakit infeksi saat ini menuntut setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk selalu memiliki kesiapsiagaan yang optimal, khususnya dalam menghadapi potensi outbreak penyakit infeksius.

“Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keselamatan pasien, tenaga kesehatan, pengunjung, serta lingkungan rumah sakit. Implementasi program PPI yang kuat dan konsisten menjadi salah satu kunci dalam memutus rantai penularan infeksi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh,” tegas Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Senja Ekawati, A.Md.Kep. ini menghadirkan tiga narasumber internal yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Kolonel Kes dr. Ni’mah Hayati, Sp.PA. dengan topik Epidemiologi HAIs, yang membahas definisi Healthcare Associated Infections (HAIs), jenis-jenis HAIs, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Materi kedua disampaikan oleh Lina Efendi, S.Kep., Ners., yang mengangkat tema Penyakit Infeksi Terkini yang Berisiko Wabah. Dalam paparannya, dijelaskan berbagai penyakit emerging dan re-emerging yang saat ini berkembang, beserta strategi pencegahan dan pengendalian yang perlu dipahami oleh tenaga kesehatan guna meminimalkan risiko penularan.

RSPAU Dorong Budaya Keselamatan melalui Penguatan PPI di Lingkungan Rumah Sakit

Upaya membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan rumah sakit terus menjadi perhatian RSPAU dr. S. Hardjolukito. Salah satunya diwujudkan melalui Seminar dan Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Kepatuhan Petugas dalam Kebersihan Tangan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang diselenggarakan pada Selasa (28/4/26). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang diwakili oleh Ka Komed RSPAU Kolonel Kes dr. Slamet Widodo, Sp.THT-KL, serta diikuti oleh peserta dari berbagai satuan kerja dan tenaga kesehatan di lingkungan RSPAU.

Dalam sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang dibacakan oleh Ka Komed RSPAU, disampaikan bahwa kebersihan tangan dan penggunaan alat pelindung diri merupakan langkah dasar yang sederhana namun memiliki peran sangat penting dalam mencegah terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan. Konsistensi dalam penerapannya menjadi bagian dari tanggung jawab profesional seluruh personel RSPAU dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan pembukaan. Selanjutnya peserta mengikuti sesi pre test yang dipandu moderator sebagai langkah awal untuk mengukur pemahaman peserta sebelum menerima materi inti workshop.

Materi pertama membahas Teori Kebersihan Tangan yang disampaikan oleh Letkol Kes R.Y. Wulandari, A.Md. Materi ini mengulas lima momen penting kebersihan tangan dan enam langkah cuci tangan yang benar sebagai bagian penting dalam pencegahan infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pada sesi berikutnya, peserta menerima materi mengenai Teori Penggunaan Alat Pelindung Diri yang disampaikan oleh PNS III-D Lina Efendi, S.Kep., Ners. Dalam pemaparannya dijelaskan jenis-jenis APD, indikasi penggunaan, serta tata cara penggunaan APD yang tepat sesuai standar keselamatan dan prosedur pelayanan.
Setelah sesi teori, workshop dilanjutkan dengan praktik langsung kebersihan tangan yang dipandu oleh Letkol Kes R.Y. Wulandari, A.Md. Pada sesi ini peserta mempraktikkan enam langkah kebersihan tangan secara benar untuk memastikan pemahaman tidak hanya berhenti pada teori, namun juga mampu diterapkan dalam praktik sehari-hari.
Peserta kemudian mengikuti praktik penggunaan APD yang dipandu oleh PNS III-D Lina Efendi, S.Kep., Ners. Dalam sesi ini peserta mempraktikkan cara penggunaan dan urutan pemakaian APD secara tepat sesuai standar PPI, guna meminimalkan risiko kontaminasi dalam pelayanan klinis.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan post test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian workshop. Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap seluruh peserta dapat semakin meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap penerapan kebersihan tangan dan penggunaan APD sebagai bagian dari budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit. Humas RSPAU