RSPAU Dukung dan Fasilitasi Penguatan Ekosistem Healt Tourim DIY

RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi tuan rumah kegiatan Meet and Greet Kelompok Kerja (Pokja) Jogjakarta Health Tourism Board yang dilaksanakan pada Selasa (20/1/2026) di Ruang Garuda RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat penguatan ekosistem health tourism di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara diawali dengan pembukaan, doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito serta perwakilan Dinas Pariwisata DIY.

Dalam sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang dibacakan oleh Waka RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM atas kepercayaan yang diberikan kepada RSPAU sebagai tuan rumah kegiatan. Beliau menegaskan bahwa pengembangan health tourism tidak hanya bertujuan menarik pasien dari luar daerah, namun juga menjadi momentum untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan, memperkuat jejaring rujukan, serta membangun kolaborasi antar fasilitas kesehatan.

“Kami menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan dan penguatan Jogjakarta Health Tourism Board. RSPAU berkomitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan standar mutu pelayanan, memperkuat kerja sama antar rumah sakit, serta menyelaraskan layanan kesehatan dengan kebutuhan sektor pariwisata,” ungkapnya.

Sementara itu, sambutan perwakilan Dinas Pariwisata DIY yang disampaikan oleh Bapak Antarikso Trisno Bawono, S.T., MT menekankan pentingnya percepatan pembentukan tim kecil lintas sektor sebagai langkah awal implementasi program health tourism di DIY agar perencanaan dapat segera diwujudkan dalam aksi nyata.
Memasuki sesi paparan dan diskusi, kegiatan dibagi ke dalam beberapa bidang strategis. Pada Bidang Pelayanan Medis dan Wellness, materi disampaikan oleh dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI., Subsp.N.An(K)., Subsp.An.R(K) yang membahas kesiapan rumah sakit bersertifikasi health tourism, penguatan layanan unggulan medis, serta pengembangan layanan wellness terintegrasi. Dalam sesi ini, masing-masing rumah sakit turut memaparkan layanan unggulan yang berpotensi menjadi daya tarik utama wisata kesehatan.
Sementara itu, pada sesi pengembangan kolaborasi sektor pariwisata, paparan disampaikan oleh perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD PUTRI DIY) yang menyoroti peran penggiat wisata, pengelola destinasi rekreasi, serta travel agent dalam membangun paket wisata kesehatan terpadu.
Selanjutnya, pada Bidang Pengembangan Produk dan Promosi, paparan disampaikan oleh Antarikso Trisno Bawono, S.T., MT yang membahas strategi pemasaran health tourism, penguatan branding destinasi, serta sinergi antar pemangku kepentingan.

Diskusi berlanjut pada penyusunan action plan tahun 2026 yang memuat rencana pembentukan tim kecil lintas sektor, pemetaan peran stakeholder, serta penentuan program prioritas pengembangan health tourism DIY.
Kegiatan ini dihadiri pula perwakilan Dinas Kesehatan DIY, Dinas Pariwisata DIY, instansi pemerintah daerah, pimpinan rumah sakit di wilayah DIY, akademisi FK-KMK UGM, penggiat pariwisata, asosiasi travel agent, pelaku industri perhotelan, pengelola destinasi wisata, serta stakeholder terkait yang tergabung dalam pengembangan Jogjakarta Health Tourism Board.
Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam mendukung pengembangan health tourism di Daerah Istimewa Yogyakarta. Humas RSPAU

Tags: Berita

Humas RSPAU

Humas memiliki tugas untuk menyebarkan informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat baik melalui sosial media, website atau media apapun.

Komentar
Tinggalkan Komentar