Daftar Berita

Kepala RSPAU Hadiri Apel Komandan Satuan TNI AU 2025

Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito turut hadir pada Apel Komandan Satuan (AKS) TNI Angkatan Udara 2025 yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/11/25).

Tahun ini, AKS mengusung tema “Validasi Organisasi sebagai Momentum Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antar Satuan Menuju TNI AU yang Lebih AMPUH.” Dalam arahannya, Kasau memberikan empat penekanan penting kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat). Kasau mengajak seluruh Dansat untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, menunjukkan keteladanan dalam kepemimpinan, membangun satuan yang adaptif serta bersinergi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap satuan. Penekanan ini sejalan dengan budaya kerja di RSPAU yang mengedepankan pelayanan humanis, integritas, dan profesionalisme tenaga kesehatan dalam setiap situasi.

Kasau juga menegaskan kembali lima program prioritas TNI AU, antara lain modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, pengembangan perangkat lunak, peningkatan kualitas SDM, serta kontribusi aktif mendukung kebijakan nasional. RSPAU memandang program prioritas tersebut sebagai pedoman strategis, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia kesehatan dan optimalisasi sistem pelayanan berbasis teknologi.

Pada acara AKS 2025 ini menghadirkan narasumber Irjenau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., dan Asrena Kasau Marsda TNI Ian Fuady yang memaparkan materi terkait validasi organisasi dan rencana kedatangan alutsista pertahanan udara. Selain itu, pembekalan oleh dr. Agus Ali Fauzi, Pgd.Pall.Med.(ECU), Dokter Spesialis Paliatif, mengangkat tema “Dalam Kebersamaan, Membangun Keluarga Sehat, Panjang Umur dan Bahagia Guna Mendukung Pelaksanaan Tugas.” Materi ini sangat relevan bagi jajaran RSPAU yang turut bertanggung jawab menjaga kesiapan kesehatan prajurit dan keluarga.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan penyertifikatan BMN tanah TNI AU tahun 2025 kepada sejumlah satuan, serta penghargaan inovasi smoke winder pesawat F-16 dan T-50i Golden Eagle kepada Dislitbangau dan satuan pemeliharaan terkait.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Isa M. Tonny Harjono, Wakasau, Ka BNPP, Pangkogabwilhan II, Dankodiklatau, Pangkorpasgat, pejabat utama Mabesau, para Panglima, Kapus, Dansat, serta jajaran Pengurus Pusat PIA Ardhya Garini.
Melalui kehadiran pada AKS 2025, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan bahwa RSPAU siap berperan aktif dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarsatuan TNI AU, serta mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Humas RSPAU

Selamat Hari Guru Nasional 2025

Selamat Hari Guru Nasional 2025

“Guru Hebat, Indonesia Kuat”

Guru adalah sosok kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan sabar, tulus, dan penuh dedikasi menuntun generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan para guru bagi bangsa. Semoga semangat mendidik dan membangun karakter generasi terus menyala, demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan bermartabat

Selamat Bergabung dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked. Klin.

Selamat Bergabung dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked. Klin.,
Dokter Spesialis Bedah Plastik RSPAU dr. S. Hardjolukito

Jadwal Praktik:
Senin – Rabu: 08.00 – 11.00 WIB

Melayani pasien UMUM

RSPAU dr. S. Hardjolukito terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dengan dukungan tenaga medis profesional.

Kehadiran dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin., semakin memperkuat layanan bedah plastik kami dalam memberikan penanganan yang aman, modern, dan optimal bagi pasien.

Yuk, percayakan kebutuhan perawatan bedah plastik Anda bersama tim medis terbaik di RSPAU

Info lebih lanjut: +62 811 2280 8888 (CS)

Resume Survei Kepuasan Masyarakat IV Tahun 2025

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh responden yang telah berkenan meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan IV Tahun 2025. Melalui dukungan dan masukan yang Bapak/Ibu berikan, kami memperoleh nilai kepuasan sebesar 96,06 dengan kategori Sangat Baik.

Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin profesional, aman, nyaman, dan humanis. Kami sangat menghargai kepercayaan yang telah diberikan, dan akan berupaya sebaik mungkin untuk memenuhi harapan Bapak/Ibu ke depannya. ????

Diet Sehat Tanpa Ribet Bersama Nutrice RSPAU

Diet Sehat Tanpa Ribet Bersama Nutrice RSPAU
Nutrice RSPAU dr. S. Hardjolukito menyediakan berbagai pilihan paket diet sehat yang disusun secara profesional untuk mendukung kebutuhan nutrisi para pelanggan. Setiap menu disiapkan dengan standar gizi yang terukur, higienis, dan sesuai rekomendasi medis.

Tersedia tiga pilihan paket:
Low Calorie Diet – menu rendah kalori untuk mendukung pengelolaan berat badan secara sehat.
Diabetes Diet – komposisi makanan yang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Low Fat and Salt Diet – paket khusus bagi individu yang membutuhkan pembatasan asupan lemak dan garam.

Nutrice RSPAU juga membuka layanan penyusunan menu diet lain sesuai permintaan dan kebutuhan khusus pelanggan.

Mari wujudkan pola hidup sehat melalui pilihan nutrisi yang tepat bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Nutrice RSPAU dr. S. Hardjolukito menyediakan berbagai pilihan paket diet sehat yang disusun secara profesional untuk mendukung kebutuhan nutrisi para pelanggan. Setiap menu disiapkan dengan standar gizi yang terukur, higienis, dan sesuai rekomendasi medis.

Tersedia tiga pilihan paket:
Low Calorie Diet – menu rendah kalori untuk mendukung pengelolaan berat badan secara sehat.
Diabetes Diet – komposisi makanan yang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Low Fat and Salt Diet – paket khusus bagi individu yang membutuhkan pembatasan asupan lemak dan garam.

Nutrice RSPAU juga membuka layanan penyusunan menu diet lain sesuai permintaan dan kebutuhan khusus pelanggan.

Mari wujudkan pola hidup sehat melalui pilihan nutrisi yang tepat bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito.

RSPAU Laksanakan Rekredensialing FKTRL Tahun 2025 Oleh BPJS Kesehatan

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan Rekredensialing Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjut (FKRTL) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta pada Selasa (18/11/25). Kegiatan ini merupakan proses penilaian ulang yang wajib dilakukan sebelum berakhirnya masa Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.
Tim Rekredensialing dipimpin oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta beserta jajaran, dan turut melibatkan unsur Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, serta PERSI DIY. Kegiatan supervisi lapangan dilakukan langsung bersama manajemen RSPAU, dipimpin oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, didampingi Waka RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional terkait.

Proses penilaian mencakup pemeriksaan sarana tempat tidur di unit perawatan kritis dan rawat inap, evaluasi fasilitas IGD, kamar operasi, ruang tindakan kebidanan, laboratorium, radiologi, unit pengelolaan limbah, CSSD, ambulans, instalasi farmasi, hingga sistem proteksi kebakaran. Selain itu, tim juga meninjau layanan khusus yang tersedia di RSPAU seperti hemodialisa, kemoterapi, radioterapi, serta layanan kateterisasi jantung.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan menetapkan empat kategori kelayakan hasil rekredensialing, yaitu Kategori A (sangat direkomendasikan), B (direkomendasikan), C (kurang direkomendasikan), dan D (tidak direkomendasikan).

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Rekredensialing menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan transformasi, inovasi, dan peningkatan kualitas layanan sehingga RSPAU senantiasa mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, serta memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan maupun Kementerian Kesehatan.

Beliau juga menyampaikan harapan besar bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terus berlanjut pada tahun 2026 dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kepada seluruh peserta JKN. Selain itu, beliau turut mengungkapkan apresiasi atas dukungan BPJS Kesehatan yang selama ini terjalin dengan baik dan menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito.
RSPAU menyambut kegiatan ini dengan kesiapan penuh melalui penyusunan dokumen pemberkasan, pendampingan tim teknis, serta penataan sarana-prasarana sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui rekredensialing ini, RSPAU menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Humas RSPAU

Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2025

Selamat Hari Anak Sedunia.
Di setiap langkah kecil mereka, tersimpan mimpi yang besar.
Di setiap tawa mereka, ada harapan untuk dunia yang lebih baik.

Mari hadir sebagai pelindung, pendengar, dan sahabat bagi setiap anak,
agar mereka tumbuh dengan cinta, keamanan, dan kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri.

“My Day, My Rights” – 20 November 2025

Bersama RSPAU Hardjolukito, kita jaga hak dan kebahagiaan mereka hari ini, esok, dan selamanya.

Hadiri Peluncuran Uji Klinis Vaksin TBC Inhalasi RSPAU Siap Gelar ACF Tuberkulosis di Jantung Kota Yogyakarta

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., turut hadir dalam kegiatan nasional peluncuran Uji Klinis Fase 1 Vaksin TBC Inhalasi yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta (13/11/25). Terobosan pertama di dunia ini menjadi langkah penting dalam akselerasi eliminasi TBC tahun 2030. Peluncuran uji klinis tersebut menandai dimulainya era baru inovasi pencegahan TBC melalui metode inhalasi yang dinilai lebih mudah diberikan, lebih nyaman bagi masyarakat, serta berpotensi meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap penyakit yang hingga kini masih menjadi tantangan besar kesehatan publik di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, RSPAU hadir sebagai institusi kesehatan militer yang memiliki komitmen kuat untuk mendukung penuh penelitian, pengembangan, dan implementasi vaksinasi TBC inhalasi. Pada kesempatan itu, Kementerian Kesehatan RI juga menyampaikan bahwa RSPAU akan dilibatkan dalam Uji Klinis Fase 2 dan Fase 3, sebagai bagian dari jejaring fasilitas kesehatan strategis yang siap mendukung pengujian lanjutan vaksin inovatif ini. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kapasitas RSPAU sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang memiliki sarana, prasarana, dan kompetensi sumber daya manusia yang memadai dalam mendukung riset kesehatan berskala nasional.

Kehadiran Kepala RSPAU juga menegaskan bahwa RSPAU tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarga besar TNI AU semata, tetapi juga berperan aktif dalam upaya nasional meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas lembaga di tingkat pusat dan daerah.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta, RSPAU segera menindaklanjuti agenda tersebut dengan memperkuat koordinasi bersama Laboratorium Kesehatan Masyarakat DIY (Labkesmas DIY) untuk melaksanakan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis bagi masyarakat umum di kawasan Malioboro, Yogyakarta, pada 29 November 2025 mendatang.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa keterlibatan RSPAU dalam program ini adalah bentuk nyata pengabdian rumah sakit TNI AU untuk menjaga kesehatan prajurit, keluarga besar TNI AU, dan masyarakat umum. Beliau menegaskan bahwa sinergi antara institusi kesehatan pusat, pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, serta masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mempercepat upaya eliminasi TBC di Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Labkesmas DIY, RSPAU berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh kolaborasi sipil dan militer dalam memberikan pelayanan kesehatan publik yang inovatif, responsif, dan dekat dengan masyarakat. RSPAU juga mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis sebagai langkah preventif dan protektif dalam menekan penyebaran TBC, sekaligus sebagai kontribusi bersama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas TBC. Humas RSPAU

Dari Kota Pelajar untuk Generasi Bersih Narkoba: RSPAU dan BNNP DIY Teguhkan Komitmen P4GN

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., melakukan audiensi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) dalam rangka memperkuat kolaborasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BNNP DIY ini dihadiri pimpinan serta jajaran kedua institusi dalam suasana diskusi yang konstruktif dan penuh keseriusan terhadap isu narkotika yang semakin kompleks. Dalam kesempatan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito turut didampingi oleh jajaran pejabat RSPAU yakni Kabidum, Kabid Dukkes, Kabid Yankes, Paaahli Bidang K3 dan Waspada Bencana, Kadep Keswa, Ka Komed, serta Ka Humas.

Pertemuan dibuka oleh Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M. Si, yang menyampaikan gambaran aktual situasi penyalahgunaan narkoba di DIY. Beliau menekankan bahwa Yogyakarta saat ini menempati posisi lima besar nasional dalam tingkat penyalahgunaan narkotika, sebuah tantangan besar mengingat karakteristik kota pelajar yang membuat peredaran zat terlarang lebih dinamis. BNNP DIY juga mengungkapkan berbagai tren yang patut diwaspadai, seperti meningkatnya New Psychoactive Substances (NPS), penyalahgunaan obat-obatan golongan penenang, hingga fenomena vape yang disisipi zat terlarang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala RSPAU memperkenalkan kapasitas layanan rumah sakit beserta jajaran dokter dari beragam spesialisasi yang berperan dalam penanganan kasus adiksi. RSPAU menegaskan kesiapan institusi dalam mendukung penanganan penyalahgunaan narkotika melalui layanan rehabilitasi rawat jalan yang telah berjalan, dilengkapi dengan SOP penggunaan antidot, sistem pencatatan yang kuat, serta pengalaman kerja sama rutin dengan BNNP DIY selama ini. RSPAU juga menyoroti kebutuhan tambahan sumber daya psikolog klinis untuk memperkuat pendampingan pasien, terutama karena meningkatnya kasus pada kelompok remaja dan pelajar.

Audiensi berlangsung hangat dengan pertukaran pandangan terkait tantangan teknis, termasuk urgensi peningkatan standar tes narkoba dari 3 ke 7 parameter, penguatan penanganan kasus ringan hingga berat, serta kewaspadaan terhadap metode baru yang dapat mengaburkan hasil pemeriksaan. BNNP DIY juga mengusulkan sejumlah bentuk kerja sama konkret, mulai dari pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan terkait narkotika dan NPS, pertukaran konten edukasi promotif, hingga penyusunan dan perluasan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga.

Di akhir pertemuan, baik RSPAU maupun BNNP DIY menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya P4GN sebagai langkah penting melindungi keluarga besar TNI, Polri, serta masyarakat umum dari ancaman narkotika yang semakin beragam. Audiensi ditutup dengan optimisme bahwa kolaborasi yang lebih erat akan membawa dampak nyata bagi peningkatan ketahanan kesehatan dan keamanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Humas RSPAU

Latihan Menembak Semester II: RSPAU Asah Ketangkasan untuk Membentuk Prajurit yang Semakin Militan

Binjas RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan latihan menembak pada 13–14 November 2025 di Lapangan Tembak Astra Krida Akademi Angkatan Udara (AAU). Kegiatan dua hari ini menjadi bagian dari evaluasi semester II TA 2025 sekaligus upaya menjaga ketangkasan dan disiplin personel RSPAU dalam kemampuan dasar militer. Sejak pagi, para peserta sudah mengikuti pengarahan dari instruktur pelatih Peltu Purwanto, yang menekankan pentingnya prosedur keselamatan, kewaspadaan dalam setiap tindakan, serta kewajiban mendengarkan instruksi secara penuh. Ia juga mengingatkan bahwa apabila terdapat kendala, peserta harus segera meminta bantuan kepada instruktur untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Pada hari pertama, para peserta menjalani latihan menembak menggunakan pistol Glock 19 laras pendek dengan jarak tembak 20 meter. Sebanyak 12 lajur disiapkan dan setiap peserta mendapatkan 23 butir peluru, terdiri dari 3 butir percobaan dan 20 butir penilaian. Latihan berlangsung intens namun tertib, dengan para peserta fokus mengikuti setiap tahapan yang diarahkan instruktur. Kegiatan kemudian berlanjut pada hari kedua dengan materi menembak menggunakan senapan SS2-V1 laras panjang. Pada sesi ini, disiapkan 15 jalur penembak, dan setiap peserta menerima 33 butir peluru, meliputi 3 butir percobaan dan 30 butir untuk penilaian. Suasana latihan terasa lebih dinamis dengan penggunaan senapan panjang, namun tetap dalam pengawasan ketat instruktur untuk memastikan keamanan.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur. Latihan menembak ini bukan hanya menjadi sarana untuk mengasah kemampuan teknis dalam menggunakan senjata, tetapi juga membangun sikap disiplin, konsentrasi, serta ketenangan dalam mengambil keputusan di situasi krusial. Binjas RSPAU menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelatihan yang profesional dan berkelanjutan, sehingga personel RSPAU meski berdinas di lingkungan rumah sakit tetap siap menjalankan peran militernya kapan pun dibutuhkan. Humas RSPAU

Siap Hadapi Penilaian Nasional PEKPP 2025, RSPAU Laksanakan Monev dari Puskesau

RSPAU dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan Tim Survei Penilaian Mandiri Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 dari Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau), Kamis (14/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Garuda 1 ini menjadi momentum penting bagi RSPAU untuk memperkuat komitmen peningkatan mutu pelayanan publik. Kegiatan dihadiri oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Tim Sruvei yang terdiri dari Dirbinum Puskesau, Dirbinyakes Puskesau dan Sahli Puskesau, Evaluator Internal PEKPPP RSPAU, Ketua dan Wakil Pokja PEKPPP Beserta Tim PEKPPP RSPAU.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., yang menegaskan kesiapan RSPAU sebagai Unit Lokus Evaluasi (ULE) serta komitmen rumah sakit dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang prima, unggul, profesional, dan berintegritas. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan RSPAU dalam menghadapi Penilaian Mandiri oleh PUS RB TNI maupun penilaian nasional oleh Kementerian PANRB, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bersama guna memperoleh masukan, arahan, dan rekomendasi konstruktif demi tercapainya pelayanan yang semakin prima, profesional, dan berintegritas.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kapuskesau, yang pada kesempatan ini dibacakan oleh Dirbinum Puskesau, Kolonel Kes Dr. Ari Hermawan, SKM., MM.CHRA. Beliau memberikan apresiasi atas kesiapan RSPAU serta menegaskan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam mewujudkan pelayanan publik yang sesuai standar evaluasi nasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Ketua Pokja PEKPPP RSPAU beserta Wakil Ketua Pokja, yang mempresentasikan capaian, progres, serta beragam pembenahan yang telah dilakukan. Paparan ini mencakup penyempurnaan dokumen, perbaikan sarana dan prasarana, serta upaya penguatan tata kelola pelayanan publik.

Sesi diskusi interaktif berlangsung dinamis, di mana Tim Survei Puskesau memberikan sejumlah masukan, koreksi, dan rekomendasi teknis sebagai upaya bersama meningkatkan kesiapan RSPAU menghadapi penilaian mandiri dan nasional.
Sebagai rangkaian penutup, rombongan Tim Survei mengikuti hospital tour, meninjau langsung area-area pelayanan, inovasi layanan, serta fasilitas pendukung yang telah dikembangkan RSPAU untuk menunjang pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito berharap pendampingan dan evaluasi dari Puskesau menjadi pendorong kuat dalam memantapkan langkah menuju Penilaian Mandiri PEKPPP 2025 oleh PUS RB TNI serta penilaian nasional oleh Kementerian PANRB, sekaligus memperkuat budaya pelayanan prima di lingkungan rumah sakit. Humas RSPAU

“Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI Laksanakan Pemantauan, Evaluasi serta Validasi Data INM dan IKP di RSPAU dr S Hardjolukito”

RSPAU dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan Tim Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam rangka kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Mutu Pelayanan Kesehatan serta Validasi Data Indikator Nasional Mutu (INM) dan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) di Ruang Garuda Satu RSPAU pada Kamis (13/11/25).

Kegiatan ini menjadi istimewa karena RSPAU dr. S. Hardjolukito merupakan satu-satunya rumah sakit di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipilih oleh Kementerian Kesehatan RI untuk dilakukan pemantauan dan evaluasi mutu pelayanan kesehatan. Pemilihan ini didasarkan pada kepatuhan RSPAU yang konsisten selama enam bulan berturut-turut tanpa putus dalam mengirimkan laporan INM dan IKP, sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, yang dalam kesempatan ini dibacakan oleh Wakil Kepala RSPAU, Kolonel Kes dr. Dedy Afandi C.N., Sp.A., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim dari Kementerian Kesehatan serta menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana peningkatan mutu layanan dan evaluasi berkelanjutan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan company profile RSPAU dr. S. Hardjolukito.

“Kami bertekad menjadikan hasil monitoring dan evaluasi ini sebagai bahan evaluasi konstruktif untuk meningkatkan mutu rumah sakit secara berkesinambungan. Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan umpan balik yang komprehensif agar RSPAU semakin tangguh, adaptif, dan unggul dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh prajurit TNI AU, keluarga, serta masyarakat luas,” kata Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Turut memberikan sambutan, Riana Indriasari, SKM., MKM., perwakilan Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, yang menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen RSPAU dalam mendukung kegiatan pemantauan dan validasi data INM serta dalam menjaga kualitas pelayanan rumah sakit yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan paparan oleh Ketua Komite Mutu RSPAU, Kolonel Kes dr. Aries Alpendri, Sp.U., yang menjelaskan mekanisme pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) dan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) di lingkungan RSPAU. Beliau juga memaparkan strategi rumah sakit dalam menjaga konsistensi mutu pelayanan berbasis data dan bukti lapangan, termasuk inovasi digitalisasi pelaporan yang mendukung transparansi dan akurasi data mutu.
Selanjutnya, masing-masing PIC Indikator Nasional Mutu (INM) turut memberikan penjelasan terkait capaian indikator di unitnya masing-masing, disertai pemaparan data, analisis kendala, serta upaya perbaikan yang telah dilakukan. Sesi ini diikuti dengan diskusi interaktif antara Tim Kementerian Kesehatan, jajaran RSPAU, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, yang berlangsung dinamis dan konstruktif.
Kegiatan pemantauan dan evaluasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan koordinasi antara rumah sakit rujukan, instansi daerah, dan pemerintah pusat dalam membangun sistem mutu pelayanan kesehatan nasional yang terintegrasi. Seluruh hasil evaluasi akan menjadi masukan berharga dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSPAU bagi prajurit TNI AU, keluarga besar TNI, PNS, dan masyarakat luas. Humas RSPAU