Daftar Berita

Sanksi Hukum Bagi Pemalsuan Surat Keterangan Sakit: Jangan Main-Main dengan Etika dan Hukum

Dalam kehidupan sehari-hari, surat keterangan sakit merupakan salah satu dokumen penting yang berfungsi sebagai bukti sah bahwa seseorang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan istirahat atau pembebasan sementara dari tanggung jawab pekerjaan, pendidikan, atau kegiatan lainnya. Namun, dewasa ini mulai marak ditemukan penyalahgunaan surat keterangan sakit, baik oleh pasien yang sehat namun ingin membolos, maupun oleh oknum tenaga kesehatan yang memberikan surat tersebut tanpa dasar pemeriksaan medis yang valid. Hal ini tidak hanya mencederai nilai etika dan kejujuran, tetapi juga melanggar hukum pidana yang berlaku di Indonesia.

Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr. S. Hardjolukito melalui kampanye edukatifnya menegaskan bahwa praktik pemalsuan atau penyalahgunaan surat keterangan sakit merupakan tindak pidana yang dapat dikenai sanksi tegas. Sebagaimana tercantum dalam Pasal 267 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), baik pasien yang memakai surat keterangan sakit palsu, maupun dokter yang memberikannya secara tidak sah, dapat dijatuhi hukuman pidana penjara hingga empat tahun.

Pasien yang dengan sengaja menggunakan surat keterangan sakit palsu—baik dengan memalsukan sendiri atau meminta dari pihak yang tidak berwenang—untuk menghindari tugas, kewajiban, atau tanggung jawab tertentu, dinilai telah melakukan tindakan melawan hukum. Hal ini diatur secara eksplisit dalam Pasal 267 ayat (3) KUHP, yang menyatakan bahwa siapa pun yang menggunakan surat keterangan yang isinya tidak benar, seolah-olah sesuai dengan kenyataan, dapat dihukum penjara maksimal empat tahun. Penyalahgunaan seperti ini, selain merugikan instansi tempat pasien bekerja atau belajar, juga merusak tatanan administratif dan melemahkan sistem kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan.

Di sisi lain, tenaga medis, khususnya dokter, juga tidak luput dari sanksi jika terbukti memberikan surat keterangan sakit palsu. Pasal 267 ayat (1) KUHP menyebutkan bahwa dokter yang secara sadar memberikan keterangan tidak sesuai dengan kondisi medis pasien, baik karena tekanan, imbalan, atau alasan lainnya, dapat dikenai hukuman pidana penjara paling lama empat tahun. Tindakan ini dianggap mencoreng profesi kedokteran yang seharusnya menjunjung tinggi kode etik, profesionalisme, dan integritas.

Fenomena pemalsuan surat sakit sering kali dianggap sepele oleh sebagian orang, padahal dampaknya sangat serius. Tidak hanya merugikan secara administratif dan moral, namun juga dapat menimbulkan kerugian finansial dan mengganggu kelancaran layanan publik maupun dunia usaha. Apabila dibiarkan, praktik seperti ini dapat berkembang menjadi kebiasaan buruk yang sistemik dan mengancam keadilan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama dari masyarakat, pasien, dan tenaga medis untuk menolak segala bentuk penyimpangan ini.

RSPAU dr. S. Hardjolukito mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari perubahan positif dengan menegakkan kejujuran dan disiplin dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam hal administrasi kesehatan. Setiap surat keterangan sakit seharusnya diterbitkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang objektif dan profesional. Jika seseorang memang sehat, maka tidak layak baginya untuk meminta atau memanfaatkan surat tersebut demi keuntungan pribadi. Demikian pula, dokter sebagai pihak berwenang seharusnya tidak tergoda untuk mengeluarkan surat tanpa dasar yang sah.

Melalui kampanye ini, rumah sakit ingin memperkuat kesadaran bahwa setiap tindakan yang melanggar etika dan hukum pasti memiliki konsekuensi. Sebagai lembaga pelayanan kesehatan milik negara, RSPAU dr. S. Hardjolukito menjunjung tinggi nilai-nilai TNI AU AMPUH: Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis. Salah satu wujud konkret dari nilai ini adalah memastikan bahwa seluruh layanan, termasuk penerbitan surat keterangan sakit, dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai prosedur.

Akhirnya, mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bersama bahwa tanggung jawab moral dan hukum harus berjalan seiring. Memalsukan surat sakit bukanlah jalan keluar, melainkan pintu masuk menuju persoalan hukum yang lebih besar. Jika Anda merasa kurang sehat, datanglah dan periksakan diri secara sah. Namun jika Anda sehat, tunjukkan integritas dan hindari kebohongan administratif. Bersama kita bisa mewujudkan sistem kesehatan yang lebih bersih, adil, dan terpercaya.

 

 

Diikuti Ribuan Peserta, RSPAU Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis Sambut Waisak 2569 BE Tahun 2025

Dalam rangka memperingati Hari Waisak 2569 BE Tahun 2025, RSPAU dr. S. Hardjolukito bekerja sama dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)  serta Institusi kesehatan terkemuka seperti RSUP Dr. Sardjito, , RS TNI dr. Soedjono Magelang, RS Moestopo, serta National University Hospital of Singapore (NUHS) menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan di Taman Lumbini, Komplek Candi Borobudur, Magelang, pada Sabtu 10 Mei 2025 sampai dengan Minggu 11 Mei 2025.

Kegiatan bakti sosial ini berupa pengobatan gratis yang terbuka untuk masyarakat umum, sebagai wujud nyata dari semangat kepedulian dan nilai kemanusiaan yang menjadi inti perayaan Waisak. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 200 dokter dan 300 tenaga medis untuk melayani masyarakat secara langsung. Sekitar 8.000 warga dari berbagai daerah turut ambil bagian dan memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan, seperti pemeriksaan umum, pengobatan gigi, pembagian obat-obatan dan vitamin, serta konsultasi medis.

Ketua Umum DPP Walubi, Siti Hartati Murdaya, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam terkait tema peringatan Waisak tahun ini.

“Tema Waisak 2569 BE/2025 adalah ‘Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia’ dengan subtema ‘Bersatu Mewujudkan Damai Waisak untuk Kebahagiaan Semua Makhluk’. Ini mengajarkan bahwa perdamaian dunia dimulai dari kesadaran individu dalam mengendalikan diri dan menumbuhkan kebajikan. Marilah kita berlomba-lomba dalam menanam kebajikan, karena kebajikan yang kita tanam hari ini akan berbuah pada kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tutur Siti Hartati.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kadiskesau) Marsma TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B., SubspBD(K), FINACS, FICS, FISA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AU untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Waisak, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI AU dan masyarakat dalam membangun kesehatan yang lebih baik,”

Selain itu, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Aplin Ismunanto, Sp.B juga turut hadir dan memantau langsung pelaksanaan kegiatan. Ia mengapresiasi semangat para tenaga medis serta dukungan masyarakat yang sangat tinggi dalam menyukseskan acara ini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,”

Dengan semangat Hari Waisak yang mengusung nilai kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan menjadi inspirasi untuk terus berbagi kepada masyarakat luas. Humas RSPAU

 

RSPAU Gelar Rapat Dewan Pengawas Secara Hybrid , bahas capaian kinerja dan strategi layanan Triwulan II Tahun 2025

RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Rapat Dewan Pengawas (Dewas) secara hybrid pada jum’at (9/5/25) membahas capaian kinerja layanan dan keuangan rumah sakit hingga Triwulan I Tahun 2025, serta langkah-langkah strategis yang akan diambil pada Triwulan II mendatang.

Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan TNI AU (Kadiskesau), Marsekal Pertama TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B, Subsp. BD (K)., FINACS., FICS., FISA., serta Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Marsma TNI dr. Aplin Ismunanto, Sp.B. Turut hadir secara langsung Kepala KPPN DIY, Ibu Arvi Risnawati, SE., Ak., yang memberikan perhatian khusus terhadap aspek pengelolaan keuangan rumah sakit. Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas yang diwakili oleh Irjen Kemhan RI, Letnan Jenderal TNI Rui Duarte, serta Kepala Pusat Kebijakan APBN Badan Kebijakan Fiskal RI, Bapak Wahyu Utomo, S.Sos., M.Si., mengikuti rapat secara daring dari Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito memaparkan berbagai capaian kinerja layanan yang telah berhasil diraih selama tiga bulan pertama tahun 2025, termasuk peningkatan jumlah kunjungan pasien, layanan unggulan, serta efektivitas penggunaan anggaran yang telah dilaksanakan secara akuntabel dan transparan.

Dalam sesi diskusi, para peserta rapat memberikan arahan dan rekomendasi untuk menjaga konsistensi mutu layanan dan efisiensi anggaran, serta mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan rumah sakit ke depan.

Rapat Dewas ini menjadi forum penting dalam memastikan tata kelola rumah sakit berjalan sesuai prinsip good governance dan mendukung terwujudnya visi RSPAU sebagai rumah sakit TNI AU yang modern, profesional, dan berdaya saing global. Humas RSPAU.

Apresiasi atas Dedikasi dalam Pelayanan Kesehatan TNI AU, Kepala RSPAU Resmi Sandang Pangkat Pati

Suasana khidmat menyelimuti Aula Gatot Soebroto, Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (8/5/25), saat dilangsungkannya upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI. Acara yang dipimpin langsung oleh Kasum TNI, Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., tersebut menjadi momen penting bagi para perwira tinggi yang memperoleh amanah baru, termasuk Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Aplin Ismunanto, Sp.B., yang secara resmi menyandang pangkat baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) TNI AU.

Usai pelaksanaan laporan korps di Mabes TNI, kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI Angkatan Udara kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI. M Tonny Harjono, S.E., M.M. Acara ini menjadi simbol pertanggungjawaban moral dan profesional para perwira tinggi kepada pimpinan tertinggi TNI AU, sekaligus bentuk penghormatan dan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan. Dalam kesempatan tersebut, Kasau memberikan ucapan selamat serta pesan agar para perwira tinggi senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kualitas kepemimpinan, dan terus berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan TNI AU.

Selain Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, sejumlah perwira tinggi TNI AU lainnya yang turut menerima kenaikan pangkat pada momen yang sama antara lain Marsda TNI Surya Chandra Siahaan, S.I.P., Dipl of MDS., M.Tr.(Han), Marsma TNI Arief Budiman, S.T., PSC(J), Marsma TNI dr. Agung Karyanto, S.Sos., M.Si., Marsma TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B-KBD., FICS., FISA., FINA., dan Marsma TNI dr. Miftahul F., Sp.S. Kehadiran mereka dalam barisan perwira tinggi yang naik pangkat mencerminkan kualitas anggota di tubuh TNI AU yang terus berkembang dan siap menjawab berbagai tantangan tugas ke depan.

Kenaikan pangkat ini tentu menjadi momentum bersejarah tidak hanya bagi para perwira yang mendapat amanah, tetapi juga bagi seluruh institusi yang mereka pimpin. Bagi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, keberhasilan ini menjadi pelecut semangat untuk terus memperkuat peran strategis rumah sakit dalam mendukung kesehatan prajurit, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan teknologi kedokteran militer yang adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman. Di tengah tantangan global, termasuk ancaman kesehatan yang kompleks, kehadiran pemimpin visioner seperti Marsma TNI dr. Aplin Ismunanto akan memperkuat fondasi RSPAU sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di lingkungan TNI.

Seluruh keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat ini. Semoga pangkat dan jabatan yang baru semakin memperkuat tekad dan dedikasi para Pati TNI AU khususnya Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam membawa institusi ini menjadi lebih maju, profesional, dan memberikan manfaat luas bagi bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia demi kejayaan TNI dan kemaslahatan masyarakat Indonesia. Humas RSPAU

 

Dukung Program Nasional Penurunan Stunting, RSPAU Berikan Pemeriksaan Gizi & Gigi Bagi Siswa SDIT Al-Muthiin

Dalam rangka mendukung Program Nasional Percepatan Penurunan Stunting, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito melalui bagian Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bekerja sama dengan Instalasi Gizi, Perawat, serta Koas Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan status gizi dan edukasi kesehatan gigi-mulut pada siswa SDIT Al-Muthi’in Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (6/5/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB di Aula SDIT Al-Muthi’in ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Pada awal sesi dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut oleh Kapten Kes drg. Astin Murlina selaku Kasubag PKRS RSPAU bersama Koas FKG UGM. Para siswa juga mendapat edukasi pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut secara mandiri sejak dini.

Sementara itu, Instalasi Gizi RSPAU bersama perawat melakukan pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala untuk menilai status gizi siswa. Data ini menjadi penting dalam mendeteksi dini potensi stunting dan kondisi gizi kurang, sehingga dapat ditindaklanjuti lebih lanjut oleh pihak sekolah dan orang tua.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pentingnya kesehatan gigi dan gizi seimbang kepada anak-anak sebagai pondasi utama dalam pertumbuhan yang sehat dan optimal,” ungkap Kapten Kes drg. Astin Murlina.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi nyata RSPAU dalam mendukung program nasional, tetapi juga menjadi langkah preventif strategis dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. Humas RSPAU

 

Ka RSPAU Terima Kunjungan Danlanud Adisutjipto Baru

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Kolonel Kes dr. Aplin Ismunanto, Sp.B., menerima kunjungan silaturahmi dari pejabat baru Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han, di ruang kerja Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Selasa (6/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bentuk sinergi dan silaturahmi antara satuan kerja di lingkungan TNI AU, khususnya antara Lanud Adisutjipto dan RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua pejabat berdiskusi mengenai upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung tugas-tugas kedinasan, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi personel TNI AU dan keluarga.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah awal untuk mempererat hubungan dan koordinasi antarinstansi dalam mendukung tugas-tugas TNI AU secara menyeluruh.

Kunjungan silaturahmi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang solid dan kolaboratif, sejalan dengan semangat profesionalisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Humas RSPAU

Bangun Kesadaran Henti Jantung, RSPAU Beri Pelatihan BHD Bagi Jamaah Masjid Al-Manar

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertolongan pertama pada henti jantung, Departemen Jantung RSPAU dr. S. Hardjolukito bekerja sama dengan Masjid Al-Manar Jurugentong, Pringgolayan, menggelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan pemeriksaan irama jantung pada Minggu (4/5/25). Kegiatan ini dilaksanakan setelah ibadah sholat subuh dan diikuti puluhan jamaah dengan penuh antusias.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Letkol Kes dr. Luhur Pribadi, Sp.JP, selaku Ketua Tim dari Departemen Jantung RSPAU. Beliau memberikan edukasi tentang bagaimana cara melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dalam situasi darurat dan bagaimana mengenali gejala gangguan irama jantung yang bisa terjadi mendadak.

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendorong kesadaran tentang pentingnya tindakan cepat dalam situasi darurat, khususnya terkait dengan henti jantung yang bisa terjadi kapan saja," ungkap Letkol Kes dr. Luhur Pribadi.


Para jamaah yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan yang dimulai dengan pemaparan teori BHD dan dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan manekin untuk resusitasi jantung paru. Tim medis RSPAU juga melakukan pemeriksaan irama jantung secara gratis untuk para jamaah yang hadir.

Salah satu jamaah, mengungkapkan, apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Selama ini kami hanya mendengar tentang RJP dari televisi, sekarang bisa langsung praktik. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga bisa rutin diadakan," ujarnya.

Pelatihan ini dihadiri pula oleh Kabidyankes RSPAU, dimana beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi antara lembaga kesehatan dan masyarakat untuk meningkatkan literasi kesehatan jantung serta memastikan masyarakat lebih siap dalam menghadapi situasi darurat. Pelatihan BHD dan pemeriksaan jantung ini dapat membekali masyarakat dengan keterampilan yang berguna dalam menyelamatkan nyawa, serta mendorong deteksi dini gangguan jantung yang seringkali tidak terlihat.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya tentang penyuluhan, tetapi tentang memberikan keterampilan yang dapat menyelamatkan hidup. Kami berharap masyarakat lebih siap dalam menghadapi kejadian darurat di kehidupan sehari-hari,” Kata Kolonel Kes dr. Nur Budiono, Sp.U.

Kegiatan ini juga membuka ruang bagi sinergi berkelanjutan antara RSPAU dr. S. Hardjolukito dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pertolongan pertama. Humas RSPAU

KA RSPAU Pimpin Sertijab Ketua Komite Keperawatan

RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar serah terima jabatan (sertijab) Kepala Komite Keperawatan dari Kolonel Kes Winarni, B.Sc., S.AP., S.Kep., kepada Kolonel Kes Ns. Sri Mulyatiningsih, S.Kep., M.Kep. Acara berlangsung khidmat di Ruang Garuda Satu, Selasa (29/4/25), dipimpin langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Kolonel Kes dr. Aplin Ismunanto, Sp.B., serta dihadiri oleh Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dan jajaran pejabat RSPAU.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa Komite Keperawatan memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung terwujudnya layanan keperawatan yang aman, bermutu, profesional, dan humanis.

"Komite ini juga menjadi bagian penting dari sistem mutu layanan serta menjembatani antara kepentingan manajerial rumah sakit dengan nilai-nilai etik dan praktik keperawatan yang bertanggung jawab," kata Kolonel Kes dr. Aplin Ismunanto, Sp.B.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata yang telah diberikan Kolonel Kes Winarni, B.Sc., S.AP., S.Kep., selama hampir sembilan tahun menjabat sebagai Kepala Komite Keperawatan RSPAU. Semua pengabdian tersebut menjadi fondasi kuat bagi perjalanan organisasi menuju layanan keperawatan yang lebih unggul.

Sementara itu, Kepala RSPAU RSPAU dr. S. Hardjolukito berpesan kepada pejabat baru, Kolonel Kes Ns. Sri Mulyatiningsih, S.Kep., M.Kep., agar segera beradaptasi, memahami lingkungan kerja, serta membangun komunikasi terbuka dan sinergi produktif bersama seluruh tim keperawatan dan unit-unit lainnya. Beliau juga menekankan pentingnya peran Komite Keperawatan sebagai motor penggerak dalam peningkatan mutu layanan, serta mengingatkan untuk terus mendorong pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi, dan penguatan budaya kerja yang unggul.

Momentum sertijab ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam memperkuat kolaborasi dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna layanan RSPAU, baik anggota TNI AU/TNI, PNS dan keluarga, maupun masyarakat umum. Humas RSPAU

Dukung Pengembangan SDM Kesehatan RSPAU Fasilitasi Kegiatan Pengabmas FKKMK-UGM

Dalam semangat kolaborasi dan penguatan jejaring antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan, RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) oleh staf dosen Departemen Keperawatan Jiwa dan Komunitas Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Pengabmas ini berfokus pada pelayanan terapi Sujok untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan yang dialami oleh staf di RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kegiatan dilaksanakan secara berkala, yaitu mulai bulan Maret 2025 hingga April 2025.

Dalam sambutannya saat menerima tim Pengabmas, perwakilan dari manajemen RSPAU menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan FK-KMK UGM memilih RSPAU sebagai mitra kegiatan. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa kegiatan ini sangat sejalan dengan semangat RSPAU untuk terus bertransformasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada prajurit TNI AU, PNS TNI AU, dan masyarakat umum.

Sebagai rumah sakit militer yang juga melayani masyarakat umum, RSPAU menyadari pentingnya kolaborasi akademik untuk mempercepat transformasi layanan. Dukungan terhadap kegiatan Pengabmas ini merupakan bentuk nyata dari komitmen RSPAU untuk senantiasa terbuka terhadap inovasi, berbagi ilmu, dan membangun budaya pelayanan berbasis bukti ilmiah (evidence-based service).

Kegiatan ini juga menjadi ajang penting bagi tenaga medis RSPAU untuk mendapatkan update terbaru mengenai praktik pelayanan kesehatan berbasis riset, sehingga dapat terus meningkatkan kualitas asuhan keperawatan di berbagai bidang, termasuk layanan gawat darurat, rawat inap, dan poliklinik.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Kolonel Kes dr. Aplin Ismunanto, Sp.B., dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan tenaga kesehatan di RSPAU serta mempererat hubungan antara rumah sakit militer dan dunia pendidikan tinggi, dalam rangka mencapai tujuan besar peningkatan kualitas kesehatan nasional.

Kegiatan Pengabmas ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan rumah sakit dapat memberikan manfaat timbal balik. Bagi FK-KMK UGM, kegiatan ini memperluas cakupan pengabdian mahasiswa dan dosen dalam lingkungan nyata pelayanan kesehatan. Sementara bagi RSPAU, kegiatan ini menjadi peluang strategis untuk memperbarui praktik layanan kesehatan berdasarkan perkembangan ilmu terbaru.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh FK-KMK UGM di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang antara kedua institusi. Ke depan, diharapkan akan lebih banyak lagi bentuk kerja sama yang dapat digagas untuk bersama-sama mewujudkan pelayanan kesehatan unggul. Humas RSPAU

 

RSPAU Laksanakan Upacara Pelepasan Purnatugas

RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito melaksanakan pelepasan purna tugas untuk dua anggota yaitu Kolonel Kes dr. Sukirman, Sp.M., dan Serka Suparman. Acara ini digelar seusai upacara mingguan pada Senin (28/4/25) dan dihadiri oleh seluruh civitas hospitalia RSPAU.

Momentum pelepasan ini menjadi wujud penghormatan atas pengabdian panjang yang telah mereka ukir, menjadi bagian dari perjalanan RSPAU dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada angota TNI AU/TNI, PNS dan keluarganya serta Masyarakat umum. Tidak hanya sebuah seremoni, acara ini merefleksikan nilai luhur tentang dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Kes dr. Sukirman, Sp.M., dan Serka Suparman atas segala dharma bakti yang telah diberikan.

“Segala dedikasi dan ketulusan yang telah Bapak berikan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang RSPAU. Atas nama seluruh keluarga besar RSPAU, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Semoga masa purnatugas ini menjadi masa yang penuh kebahagiaan dan keberkahan,” Kata Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito.

Acara pelepasan berlangsung sederhana namun penuh makna. Setelah sambutan, masing-masing anggota purna tugas menerima cenderamata sebagai bentuk penghormatan dan kenangan dari satuan. Satu per satu, para pejabat, rekan sejawat, dan anggota RSPAU menyampaikan ucapan selamat serta doa terbaik bagi kedua sosok yang akan mengukir babak baru dalam perjalanan hidup mereka. Humas RSPAU

Tim Hand Hygiene RSPAU Raih Juara 1 dalam Rangka HUT PPNI ke-51

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh DPK PPNI RSPAU dr. S.Hardjolukito dalam rangkaian peringatan HUT PPNI ke-51 tingkat Kabupaten Bantul. Dalam ajang tersebut, tim Hand Hygiene RSPAU berhasil meraih Juara 1 Lomba Hand Hygiene Dance se-Kabupaten Bantul, mengukir prestasi yang mengharumkan nama rumah sakit.

Penghargaan Juara 1 diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul kepada perwakilan tim RSPAU dalam sebuah seremoni penuh semangat. Selain itu, DPK PPNI RSPAU juga berhasil meraih Juara 2 Lomba Video Edukasi dan Inovasi se-Kabupaten Bantul, dengan penghargaan diserahkan oleh Ketua DPD PPNI Kabupaten Bantul.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, DPK PPNI RSPAU juga mendapatkan Penghargaan Peserta Donor Darah Terbanyak dalam kategori Pengabdian Masyarakat se-Kabupaten Bantul. Sertifikat penghargaan ini diserahkan oleh perwakilan Ketua DPW PPNI DIY, menandai kontribusi aktif RSPAU dalam kegiatan sosial.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Kolonel Kes dr. Aplin Ismunanto, Sp.B., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih.

"Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat transformasi, inovasi, dan pelayanan terbaik terus mengakar kuat dalam budaya kerja di RSPAU. Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam membangun citra positif rumah sakit di tengah masyarakat. Teruslah berkarya dan berinovasi untuk melayani yang terbaik," tegas beliau.

Capaian ini menjadi bukti nyata semangat transformasi, inovasi, dan dedikasi yang terus dikobarkan oleh seluruh civitas hospitalia RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito dalam memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat.

Selamat kepada seluruh tim dan DPK PPNI RSPAU atas pencapaian luar biasa ini. Teruslah berkarya dan menjadi inspirasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara. Humas RSPAU

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan I Tahun 2025: Komitmen Terhadap Pelayanan Berkualitas

Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. S. Hardjolukito kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk Triwulan I Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat keterbukaan, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam evaluasi mutu pelayanan. Survei ini dilaksanakan pada periode Januari hingga Maret 2025 dan melibatkan sebanyak 384 responden, yang terdiri dari pasien rawat inap dan rawat jalan.

Hasil dari survei ini menunjukkan pencapaian yang sangat positif. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan RSAU dr. S. Hardjolukito mencapai angka 92,75%, yang tergolong dalam kategori “Sangat Baik”. Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap kualitas layanan kesehatan yang diberikan rumah sakit ini. Capaian ini tentu menjadi dorongan moral yang kuat bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus menjaga dan meningkatkan standar pelayanan yang telah dicapai.

 Rincian Penilaian Aspek Pelayanan

Dalam survei ini, beberapa aspek pelayanan dievaluasi untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pengalaman pasien. Nilai dari tiap aspek menunjukkan rata-rata kepuasan yang cukup konsisten, dengan rentang antara 3,47 hingga 3,78 dalam skala 4. Berikut ini adalah rangkuman beberapa aspek yang disurvei:

  • Kemudahan prosedur pelayanan: 3,74
  • Kecepatan pelayanan: 3,79
  • Kejelasan informasi: 3,74
  • Sikap petugas (keramahan dan kesopanan): 3,73
  • Kedisiplinan petugas: 3,74
  • Tanggung jawab petugas: 3,76
  • Kemampuan petugas: 3,77
  • Ketersediaan sarana dan prasarana: 3,78
  • Penanganan pengaduan: 3,47

Nilai yang tinggi pada aspek seperti sikap petugas dan kemampuan petugas menunjukkan bahwa interaksi langsung antara pasien dan tenaga medis dinilai sangat positif. Di sisi lain, nilai pada aspek penanganan pengaduan yang masih berada di angka 3,47 menjadi perhatian untuk ditingkatkan ke depannya. Ini menunjukkan bahwa meskipun secara umum pelayanan berjalan dengan baik, ada ruang untuk perbaikan dalam sistem manajemen keluhan atau feedback dari pasien.

Komitmen Terhadap Perbaikan Berkelanjutan

RSAU dr. S. Hardjolukito tidak hanya menjadikan survei ini sebagai formalitas, tetapi sebagai bahan evaluasi konkret untuk perbaikan layanan. Hasil survei ini akan dijadikan dasar pengambilan kebijakan dan penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih responsif, manusiawi, dan profesional.

Kegiatan SKM ini juga menjadi wujud pelaksanaan prinsip-prinsip TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis), yang menjadi landasan operasional pelayanan di lingkungan rumah sakit militer. Dalam kerangka pelayanan publik, hasil ini juga berkontribusi pada upaya nasional untuk memperbaiki layanan kesehatan yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.

RSAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat Triwulan I Tahun 2025. Dukungan dan masukan dari masyarakat adalah aset berharga dalam proses peningkatan layanan. Dengan hasil yang membanggakan ini, rumah sakit akan terus bergerak maju dalam memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan penuh empati kepada seluruh lapisan masyarakat.

Mari kita jadikan kesehatan sebagai prioritas bersama, dan pelayanan berkualitas sebagai hak setiap warga. RSAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat, memberikan yang terbaik, dan senantiasa mendengarkan suara pasien sebagai bagian penting dari transformasi layanan kesehatan.