Daftar Berita

RSPAU Siap kembalikan senyum anak Indonesia melalui operasi bibir sumbing gratis

Tetes air mata haru bercampur senyum penuh harapan mewarnai pagi di Instalasi Bedah Sentral RSPAU dr. S. Hardjolukito. Setelah melewati proses screening sehari sebelumnya, anak-anak dengan bibir sumbing akhirnya mendapatkan kesempatan emas untuk menjalani operasi gratis, Sabtu (4/10/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-13 RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Dengan penuh ketelitian dan kasih, tim medis RSPAU bersama Smile Train Indonesia, Yayasan Senyum Indonesia, serta Perhimpunan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) melaksanakan tindakan operasi. Upaya ini bukan sekadar memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga menghadirkan kembali senyum, kepercayaan diri, serta harapan hidup yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga medis dan mitra kolaborasi yang terlibat.

“Operasi ini adalah bukti nyata kepedulian TNI AU dan RSPAU dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat. Senyum anak-anak yang kembali hari ini adalah hadiah yang tak ternilai, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga untuk bangsa,” ungkapnya.

Bagi para orang tua, kesempatan ini menjadi harapan besar. Mereka menyaksikan anak-anaknya menjalani operasi dengan doa dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih cerah akan segera terukir.

Kedepan, sebagai bagian dari Cleft Center Indonesia, RSPAU dr. S. Hardjolukito membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan komprehensif bibir sumbing. Tidak hanya operasi, tetapi juga terapi wicara, dukungan psikologis, hingga pemenuhan nutrisi yang tepat bagi pasien bibir sumbing dapat diakses di rumah sakit ini. Melalui layanan terpadu tersebut, RSPAU ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tersenyum, berbicara, dan tumbuh dengan penuh percaya diri. Humas RSPAU

Bersama Hadirkan Senyum, Bersama Ciptakan Masa Depan: Seminar Nasional RSPAU 2025

Tidak ada yang lebih indah dari melihat anak-anak tersenyum lepas dengan penuh percaya diri. Namun bagi sebagian anak Indonesia yang terlahir dengan bibir sumbing dan celah langit, senyum sederhana itu sering kali harus diperjuangkan melalui perjalanan panjang penuh tantangan. Senyum mereka bukan hanya sekadar persoalan estetika, melainkan juga tentang keberanian untuk hidup normal, tumbuh sehat, serta memiliki masa depan yang cerah. Membantu anak-anak tersenyum berarti menyalakan harapan, memulihkan rasa percaya diri, sekaligus membuka jalan bagi mereka untuk meraih mimpi.

Dalam upaya menghadirkan senyum terbaik bagi anak-anak, RSPAU dr. S. Hardjolukito bekerjasama dengan Smile Train, PABMI dan Senyum Harapan Nusantara menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Bersama untuk Senyum Sempurna: Upaya Medis, Rehabilitatif, dan Intervensi Psikososial untuk Masa Depan Cerah bagi Penderita Bibir Sumbing dan Celah Langit” pada Rabu (1/10/25). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-13 RSPAU dr. s Hardjolukito sekaligus Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional 2025. Seminar berlangsung secara hybrid, diikuti ratusan tenaga kesehatan dari berbagai daerah secara daring, serta dihadiri secara luring oleh para Kepala Puskesmas se-DIY dan tamu undangan di Ruang Garuda Satu RSPAU.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa bibir sumbing dan celah langit merupakan masalah kompleks yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan anak, mulai dari makan, berbicara, tumbuh kembang, hingga kepercayaan diri. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya dengan tindakan operasi, tetapi juga memerlukan pendekatan rehabilitatif dan intervensi psikososial yang berkesinambungan. 

“Membantu anak-anak tersenyum bukan hanya memulihkan wajah, tetapi juga menyalakan harapan dan menciptakan masa depan yang lebih cerah,” ungkap Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan berbagai layanan unggulan rumah sakit, di antaranya Nutrice sebagai layanan gizi klinik terintegrasi, teknologi LINAC untuk terapi kanker, layanan LASIK untuk kesehatan mata, serta fasilitas diagnostik modern berupa MRI dan CT Scan 256 slice. Selain itu, RSPAU juga menghadirkan layanan Medical Check Up (MCU) komprehensif dan terus mengembangkan stem cell berbasis riset sebagai wujud inovasi pelayanan kesehatan yang semakin maju.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang. Dari sisi medis, drg. Yustisia Hasan, Sp.BMM Subsp COM (K) membahas tentang persiapan sebelum dan perawatan sesudah operasi langit-langit yang menjadi faktor penentu keberhasilan tindakan bedah. Dr. drg. Andi Setiawan Budihardja, Sp.BMM Subsp TM-TMJ (K) menyampaikan materi Comprehensive Cleft Care yang menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dari tahap diagnosis hingga rehabilitasi. Sementara itu, drg. Bakhrul Lutfiantoto, Sp.BMM Subsp COM (K) memaparkan pentingnya persiapan sebelum dan perawatan sesudah operasi bibir sumbing

Dari sisi psikososial, Marsma TNI (Purn) Dra. V. Triastuti W., M.A., Psikolog menyoroti pendampingan psikologis bagi pasien dan keluarga penderita bibir sumbing, yang sangat diperlukan untuk mengurangi stigma, memperkuat semangat, serta mendukung proses adaptasi anak. Sementara itu, Maharani Ayu Bidari, S.Tr.Kes., seorang terapis wicara, menjelaskan bahwa terapi wicara merupakan langkah penting pascaoperasi agar anak dapat tumbuh dengan kemampuan komunikasi yang baik, sehingga mereka bisa berinteraksi dengan percaya diri.

Selaras dengan tema HUT ke-13 RSPAU “Unbreakable, A Thousand is Better Than One”, seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kesehatan dan kolaborasi lintas sektor demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui semangat kebersamaan, RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan tekadnya untuk terus bertransformasi, berinovasi, dan menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dengan nilai AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis). Humas RSPAU

Ka RSPAU Pimpin Laporan Korps: Kenaikan Pangkat Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Janji Pengabdian

Ka RSPAU dr. S Hardjolukito Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., memimpin langsung upacara Laporan Korps Perwira Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2025 yang dilaksanakan di Ruang Diklat RSPAU, Rabu (1/10/25).

Upacara ini diikuti oleh seluruh Waka RSPAU dr. S. Hardjolukito, Para perwira, Bintara, Tamtama dan PNS RSPAU. Pada periode kali ini, sebanyak 21 Perwira, 30 Bintara dan Tamtama, serta 17 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan RSPAU menerima anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian, loyalitas, serta dedikasi yang telah diberikan dalam melaksanakan tugas pokok rumah sakit pusat TNI Angkatan Udara.

Dalam amanatnya, Ka RSPAU dr. S Hardjolukito menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Menurutnya, kenaikan pangkat bukan hanya sekadar peningkatan jabatan atau status semata, melainkan juga merupakan bentuk amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata dan integritas tinggi.

“Menjadi perwira militer maupun PNS bukan hanya tentang kenaikan jabatan, tetapi juga tentang tanggung jawab yang lebih besar untuk menumbuhkan semangat baru, mendorong inovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi. Kita hidup di era perubahan dan perkembangan teknologi yang begitu cepat. Oleh karena itu, sebagai insan RSPAU kita harus cepat beradaptasi, mampu berinovasi, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Selaras dengan tema HUT RSPAU tahun ini, ‘Unbreakable, A Thousand Is Better Than One’, kekuatan kita akan jauh lebih besar bila kita bersatu dan bekerja sama,” tegas Ke Ka RSPAU dr. S Hardjolukito.

 lanjut, beliau berpesan agar seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat mampu menjaga semangat, etos kerja, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan kenaikan pangkat ini, para personel dituntut untuk menjadi contoh sekaligus panutan bagi bawahan, sehingga kehadirannya memberikan motivasi baru bagi organisasi. Beliau juga mengingatkan agar seluruh prajurit dan PNS menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan.

Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat ini ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar seluruh personel senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta bimbingan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Acara berlangsung tertib, penuh khidmat, dan sarat makna. Kenaikan pangkat kali ini bukan hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga semangat kolektif keluarga besar RSPAU untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan menjadikan semangat “Unbreakable, A Thousand Is Better Than One” sebagai pijakan, RSPAU semakin siap menghadapi tantangan dan mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik bagi prajurit TNI AU maupun masyarakat luas. Humas RSPAU

Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025

Kepala RSPAU dr. S Hardjolukito beseta  Civitas Hospitalias RSPAU mengucapkan :

Selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025.

"Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya"

Jadikan momentum ini sebagai momen perekat persatuan bangsa, yang mampu menyatukan keberagaman suku, agama, dan budaya, serta menuntun langkah kita menuju Indonesia yang lebih kuat, sehat, dan bermartabat.

RSPAU Band Guncang Panggung Dirgantara Fair 2025

Suasana meriah mewarnai puncak acara Dirgantara Fair 2025 yang digelar di Lapangan Aldiron Pancoran, Jakarta, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara (27/9/25). Salah satu agenda utama yang paling ditunggu adalah Festival Band Dirgantara Fair 2025 yang menghadirkan 15 grup band finalis, termasuk penampilan perdana dari RSPAU Band.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Panitia oleh Waaster, dilanjutkan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau). Momentum kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta dan pengunjung melakukan penerbangan pesawat kertas secara serempak, sebagai simbol kreativitas dan kebersamaan. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pembukaan Laser Run serta peninjauan bazar.

Dalam festival band, RSPAU Band mendapat kehormatan tampil pertama sebagai pembuka, sekaligus menjadi salah satu kebanggaan dari RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kehadiran Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan penuh terhadap kreativitas dan semangat prajurit TNI AU di bidang seni dan musik.

Sebelumnya, RSPAU Band telah melalui proses audisi secara daring dan berhasil masuk nominasi, sehingga berhak tampil pada babak final festival band. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa bakat dan kreativitas personel TNI AU tidak hanya unggul di bidang tugas pokok, tetapi juga dalam bidang seni musik.


Ajang ini menghadirkan deretan juri ternama, yakni Purwacaraka, Gilang Ramadhan, serta Ony & Friend. Kehadiran para musisi profesional ini diharapkan mampu memberikan penilaian objektif sekaligus menggali potensi dan bakat terbaik dari para peserta.

Dirgantara Fair 2025 bukan sekedar ajang hiburan, namun juga wadah pengembangan minat, bakat, serta kreativitas personel TNI Angkatan Udara. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, inovasi, dan sportivitas terus ditumbuhkan, sejalan dengan visi TNI AU yang profesional dan modern.

Keterlibatan RSPAU Band dalam Dirgantara Fair 2025 menjadi bukti nyata bahwa Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan dan modernisasi alat medis, tetapi juga berkomitmen mendukung pengembangan potensi sumber daya manusianya di berbagai bidang, termasuk seni dan budaya.


Melalui partisipasi ini, RSPAU menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, kreativitas, dan dedikasi yang dimiliki personel medis dan non-medis dapat turut memberi warna dalam setiap kegiatan besar TNI AU. Ke depan, RSPAU akan terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif, baik di bidang kesehatan maupun dalam wadah yang mendorong talenta dan prestasi prajurit Angkatan Udara. Humas RSPAU

RSPAU Gelar Rapat Dewas Triwulan III Tahun 2025

RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Rapat Dewan Pengawas (Dewas) Triwulan III Tahun 2025 pada Jumat (26/9). Rapat dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) dengan dihadiri para anggota Dewas, Kepala RSPAU, serta jajaran civitas hospitalia. Rapat ini turut dihadiri secara online oleh beberapa anggota Dewas, yaitu Irjen Kemhan RI Letjen TNI Rui Duarte, Kapuskesau Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., Direktur Strategi APBN Ditjen Strategi dan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Wahyu Utomo, S.Sos., M.Si. dan hadir secara luring Kepala KPPN Yogyakarta Ibu Arvi Risnawati, SE., Ak. Kehadiran Dewas menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kinerja RSPAU.

Sambutan Dewan Pengawas pada kesempatan ini disampaikan oleh Kapuskesau Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes.. Dalam sambutannya, Kapuskesau memberikan apresiasi kepada jajaran RSPAU atas penyelenggaraan rapat serta menekankan pentingnya menjaga jati diri dan nilai luhur TNI dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., memaparkan capaian kinerja layanan dan keuangan RSPAU kegiatan strategis sampai dengan Bulan Agustus 2025.  Ia menegaskan pentingnya sinergi dengan Dewan Pengawas untuk meningkatkan capaian kinerja rumah sakit.

Agenda rapat Dewas kali ini berfokus pada evaluasi kinerja BLU RSPAU, baik dari aspek layanan maupun keuangan, serta kegiatan strategis sampai dengan Bulan Agustus 2025.  Dewas mengingatkan agar RSPAU dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, RSPAU tetap menjadi rumah sakit yang professional, humanis, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan membanggakan bagi keluarga besar TNI termasuk para purnawirawn serta masyarakat umum.  Humas RSPAU

Selamat Hari Jantung Sedunia 2025

Jantung kita berdetak tanpa henti sejak hari pertama kehidupan, setia menemani setiap langkah, tawa, bahkan air mata. Merawatnya berarti kita sedang merawat kesempatan untuk terus hadir bagi orang-orang tercinta. Mari jadikan hari ini pengingat betapa berharganya setiap detak jantung yang kita miliki.

Di momen World Heart Day dengan tema “Don’t Miss A Beat”, mari kita belajar lebih peduli pada kesehatan jantung dengan cara sederhana, seperti bergerak aktif, makan bergizi, berhenti merokok, dan mengelola stres. Karena jantung yang sehat bukan hanya membuat kita hidup lebih lama, tetapi juga memberi kita kesempatan lebih banyak untuk mencintai dan dicintai. 

HUT ke-80 TNI: RSPAU Ungkap Inspirasi Abadi dari Panglima Besar Soedirman

RSPAU dr. S. Hardjolukito turut serta dalam kegiatan Ziarah Rombongan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilaksanakan pada Minggu, (28/9/25), di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kusumanegara Yogyakarta.

Acara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) dan diikuti oleh jajaran TNI, Polri, Forkopimda DIY, serta keluarga besar pahlawan bangsa, termasuk ahli waris Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Kehadiran Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta jajaran menjadi wujud nyata penghormatan kepada para pahlawan bangsa, khususnya Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dimakamkan di TMPN Kusumanegara. Bagi RSPAU, momen ziarah ini bukan hanya sekadar tradisi seremonial, melainkan pengingat akan nilai-nilai pengabdian, pengorbanan, dan keteladanan yang diwariskan para pendahulu TNI.

Dalam kesempatan tersebut, doa bersama dan tabur bunga dilaksanakan sebagai simbol penghormatan dan refleksi bagi seluruh peserta. Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., memandang kegiatan ini sebagai bagian penting dalam memperkokoh semangat juang prajurit TNI, sekaligus mempererat kebersamaan antar-matra dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Bagi kami, nilai juang yang diwariskan para pahlawan menjadi refleksi dan inspirasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi prajurit, keluarga besar TNI AU, dan masyarakat luas. Semangat pengorbanan yang ditunjukkan Panglima Besar Jenderal Soedirman adalah teladan abadi dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ungkap Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Dengan semangat HUT ke-80 TNI, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, modernisasi layanan kesehatan, serta memperkokoh peran strategis dalam mendukung kesiapan TNI Angkatan Udara dan TNI secara keseluruhan. Humas RSPAU

RSPAU Turut Meriahkan Dirgantara Fair 2025 dengan Penerbangan Pesawat Kertas

Suasana berbeda tampak di Lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto, pada Sabtu (27/9/25). Ratusan pasang mata menyaksikan momen sederhana namun penuh makna, ketika pesawat-pesawat kertas diterbangkan bersamaan ke langit biru Yogyakarta. RSPAU dr. S. Hardjolukito turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Dirgantara Fair 2025 yang terpusat di Jakarta dan diikuti secara serentak di seluruh jajaran TNI AU.

Meski hanya terbuat dari kertas, pesawat yang meluncur di udara itu menjadi simbol harapan, kreativitas, dan cita-cita tinggi. Sama seperti filosofi penerbangan yang identik dengan mimpi manusia untuk menggapai langit, pesawat kertas ini merepresentasikan tekad keluarga besar TNI AU, termasuk RSPAU, untuk terus berinovasi dan melangkah maju.

Penerbangan pesawat kertas dilaksanakan serentak dan disiarkan langsung melalui live streaming yang menghubungkan pusat acara di Jakarta dengan berbagai satuan TNI AU di seluruh Indonesia. Di Yogyakarta, antusiasme peserta terlihat jelas. Mereka bersemangat melipat, menyiapkan, dan akhirnya menerbangkan pesawat kertas dengan penuh kegembiraan.

Bagi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, momen ini menjadi lebih dari sekedar ritual simbolis. Keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap setiap program dan kegiatan TNI AU, sekaligus penegasan komitmen bahwa rumah sakit bukan hanya hadir sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar TNI AU yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Dengan terbangnya ratusan pesawat kertas di langit Adisutjipto, RSPAU turut menerbangkan doa dan harapan: agar Dirgantara Fair 2025 bukan hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai kedirgantaraan.

Kebersamaan, kreativitas, dan semangat tinggi yang dipancarkan dari kegiatan ini menjadi bukti bahwa mimpi untuk terus melesat jauh selalu hidup. Dari selembar kertas yang dilipat sederhana, lahirlah semangat besar untuk Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat. Humas RSPAU

Sellamat atas kenaikan pangkat Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta Ketua PIA AG Anak Ranting 001-05-3 RSPAU dr. S. Hardjolukito dan seluruh Civitas Hospitalia RSPAU mengucapkan:


Selamat & Sukses atas kenaikan pangkat
Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara
Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes.

Semoga amanah yang diemban senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT, diberkahi kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin, serta membawa Puskesau semakin maju dan bermanfaat bagi TNI AU, bangsa, dan negara.

RSPAU Hadirkan kesehatan Dengan Cara Menyenangkan untuk Generasi emas Bangsa

Kesehatan anak merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkualitas. Pada masa usia dini, perhatian terhadap kesehatan gigi, mulut, dan kondisi tubuh menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan pembiasaan pola hidup sehat sejak dini, anak-anak akan tumbuh lebih percaya diri, terhindar dari berbagai penyakit, serta siap belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Berangkat dari kepedulian tersebut, RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan bagi 109 siswa KB dan TK Angkasa Lanud Adisutjipto pada Kamis (25/9/25). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI dan HUT ke-13 RSPAU.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan gigi, praktik gosok gigi bersama, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan kesehatan umum. Penyuluhan kesehatan gigi yang disampaikan oleh Kapten Kes drg. Leo Trido Saputro, Sp. Perio. Dengan metode interaktif, Kapten Kes drg. Leo Trido Saputro, Sp. Perio mengajak anak-anak belajar sambil bermain, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat lebih mudah dipahami.

Antusiasme siswa terlihat jelas ketika mengikuti praktik gosok gigi massal. Dengan penuh keceriaan, mereka mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar sesuai arahan tenaga kesehatan. Suasana belajar yang menyenangkan membuat pesan kesehatan lebih mudah diingat oleh anak-anak, sekaligus menumbuhkan rasa bangga karena bisa menjaga kesehatan diri sendiri sejak dini.

Kepala Sekolah TK Angkasa, Ibu Tri Wahyuni, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada RSPAU dr. S Hardjolukito. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan tubuh, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Harapannya, kebiasaan baik ini akan terus mereka bawa hingga dewasa,” ungkapnya.

Selain memberikan edukasi langsung kepada siswa, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara RSPAU dan sekolah di lingkungan TNI AU dalam membangun kesadaran kesehatan sejak usia dini. Melalui langkah sederhana seperti menjaga kebersihan gigi dan rutin memeriksakan kesehatan, diharapkan anak-anak dapat terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan tumbuh kembang mereka.
RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito sendiri terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, baik prajurit TNI AU, keluarga, maupun warga sekitar. Dengan mengusung semangat transformasi dan inovasi, RSPAU berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi semua lapisan masyarakat.



Momentum peringatan HUT ke-80 TNI dan HUT ke-13 RSPAU tahun ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi penerus yang sehat dan kuat. Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan di sekolah, RSPAU ingin menegaskan bahwa upaya menciptakan bangsa yang tangguh dimulai dari hal sederhana yaitu membiasakan anak-anak hidup sehat sejak usia dini.
Dengan demikian, kegiatan ini bukan sekedar perayaan HUT, melainkan juga wujud nyata kepedulian RSPAU terhadap masa depan bangsa. Seperti yang ditunjukkan dalam kegiatan di KB dan TK Angkasa, senyum ceria anak-anak menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan bisa dibawakan dengan cara yang menyenangkan, bermanfaat, sekaligus membekas dalam ingatan mereka. Humas RSPAU


RSPAU Turut Serta dalam Edukasi dan Vaksinasi Rabies untuk Ratusan Kucing di Lanud Adisutjipto

Rabies hingga kini masih menjadi salah satu penyakit zoonosis paling berbahaya di dunia. Virus yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan terinfeksi ini hampir selalu berakhir dengan kematian apabila tidak segera ditangani. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menempatkan rabies sebagai penyakit dengan angka fatalitas tinggi, sehingga pencegahan menjadi langkah terbaik.

Meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah berstatus bebas rabies, potensi masuknya kasus dari daerah lain tetap menjadi ancaman nyata yang tidak boleh diabaikan.
Kesadaran inilah yang mendorong RSPAU dr. S. Hardjolukito bersama Akademi Angkatan Udara, Lanud Adi Sutjipto, PIA Ardhya Garini Bakorda DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang DIY menggelar kegiatan Edukasi Kesehatan dan Bakti Sosial Vaksinasi Rabies pada Rabu (24/9/25) di Gedung Serba Guna Adisutjipto. Kegiatan ini dikemas istimewa karena juga menjadi rangkaian peringatan HUT ke-69 PIA Ardhya Garini, Hari Rabies Dunia, serta HUT ke-80 TNI.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur AAU, Danlanud Adisutjipto, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Kamuspusdirla, Dansatrad 215 Congot, Dandenhanud Kopasgat, para pejabat Lanud Adisutjipto, Ketua PIA Bakorda DIY beserta pengurus, Kepala DPKP DIY, serta Ketua PDHI DIY.

Dengan mengusung tema “Waspada Rabies dan Penyakit Menular dari Hewan Peliharaan”, acara ini menghadirkan berbagai agenda menarik, mulai dari seminar kesehatan, demo penanganan luka akibat gigitan maupun cakaran hewan, hingga layanan vaksinasi rabies gratis untuk 100 ekor kucing milik masyarakat. Tidak hanya itu, kegiatan semakin bernilai dengan hadirnya narasumber berkompeten, seperti Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dan drh. Caecelia Ika Kushartanti, yang membagikan wawasan mengenai pentingnya pencegahan penyakit zoonosis serta tata cara penanganannya.
Ketua Panitia, drg. Astin Murlina, M.H., menekankan bahwa bebas rabies di DIY tidak boleh membuat masyarakat abai. Edukasi dan vaksinasi, menurutnya, adalah kunci perlindungan hewan dan keluarga, serta bagian dari kontribusi RSPAU menuju Indonesia bebas rabies 2030.
Kegiatan ini mendapat apresiasi khusus dari DPKP DIY dan PDHI DIY yang menilai implementasi One Health kali ini sangat nyata dan menyentuh langsung kebutuhan di lapangan. Ketua PDHI DIY bahkan menegaskan rasa bangganya karena untuk pertama kalinya merasa benar-benar dilibatkan secara penuh dalam kerja kolaboratif lintas sektor.
Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini meneguhkan semangat kebersamaan lintas sektor. Dari TNI AU, pemerintah daerah, organisasi profesi, hingga masyarakat, semua bergandeng tangan dalam satu visi: mencegah rabies dengan cara yang sederhana, yaitu merawat hewan peliharaan dengan benar dan memberikan vaksinasi secara rutin.
Bagi RSPAU dr. S. Hardjolukito, kegiatan ini sejalan dengan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan yang paripurna dan humanis, baik untuk manusia maupun hewan sebagai bagian dari ekosistem kehidupan. Pesan yang ingin dibawa sederhana namun kuat: menjaga hewan berarti menjaga manusia. Melalui langkah kecil seperti vaksinasi dan edukasi, harapannya tercipta masyarakat yang semakin peduli, sehat, dan terlindungi dari ancaman rabies. Humas RSPAU