Daftar Berita

RSPAU Bagikan Hadiah untuk Pemenang Lomba HUT RI dan Prestasi Nasional

Langit cerah pagi ini menjadi saksi semangat kebersamaan keluarga besar RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Usai bendera Merah Putih berkibar gagah diiringi lagu kebangsaan, halaman rumah sakit mendadak penuh warna, bukan lagi barisan upacara, melainkan sorak gembira, tepuk tangan, dan senyum lebar dari civitas hospitalia. Inilah saat yang ditunggu-tunggu: penyerahan hadiah lomba dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Keceriaan semakin terasa ketika nama-nama pemenang mulai dipanggil. Dalam lomba yel-yel, semangat tim Personel, Set, Diklat, dan Kordik berhasil mengantarkan mereka ke podium juara pertama. Kreativitas tim Instalasi Gizi, Instalasi Farmasi, dan Infolahta membawa pulang juara kedua, sementara energi dari tim ICU, NICU, PICU, dan ICCU mengukuhkan mereka sebagai juara ketiga. Pada lomba estafet, kekompakan tim Instalasi Gizi, Instalasi Farmasi, dan Infolahta membuat mereka finish di posisi puncak, diikuti tim Personel, Set, Diklat, Kordik di posisi kedua, serta Murai, Kutilang, dan Cendrawasih di posisi ketiga. Pawai merdeka pun tak kalah meriah, dengan Instalasi Gizi, Instalasi Farmasi, dan Infolahta kembali meraih juara pertama, disusul Ruang Rawat Inap Murai, Kutilang, dan Cendrawasih di posisi kedua, serta TAUD dan Harsarpras di posisi ketiga.

Rangkaian perlombaan lain juga menghadirkan cerita tersendiri. Dalam cerdas cermat, tim HD tampil paling tangkas dan meraih juara pertama, sedangkan gabungan Cendrawasih, Murai, dan Kutilang berada di posisi kedua, serta Infolahta yang merebut juara ketiga. Lomba menyanyi menghadirkan kejutan dengan suara merdu TL Tiara Adrikni, A. Md. Kep dari ruang ICU yang memukau penonton hingga dinobatkan sebagai juara pertama, diikuti Letkol Kes Amino Putri F. P., S.T. Analis Kes., M. Tr. SOU dari Bidjang sebagai juara kedua, dan PNS Maya Ristiyani, A. Md. Kep dari Ruang Rawat Inap Merak di urutan ketiga.

Kebanggaan RSPAU tak hanya berhenti di internal. Dari ajang JCU (Jogja Cardio Update) 2025 tingkat nasional, dokter-dokter umum muda membawa kabar gembira. TL dr. Pramudito Cahyo Januaryadi dan TL dr. Salma Rasyidah sukses meraih Juara Harapan II di kategori ECG Championship. Sementara itu, TL dr. Haidar Ali Hamzah menorehkan prestasi sebagai 1st Runner Up dalam kategori Oral Presentation (Original Research). 

Lebih dari sekedar daftar pemenang, perayaan ini memantulkan semangat kekompakan, sportivitas, dan rasa syukur. Di balik setiap yel-yel penuh energi, langkah estafet yang kompak, hingga nada merdu yang menggema, ada kebersamaan yang menyatukan seluruh keluarga besar RSPAU. Perayaan HUT Kemerdekaan pun menjadi momen untuk meneguhkan semangat: bekerja, berinovasi, dan berjuang bersama demi melayani yang terbaik. Humas RSPAU

Dirgahayu Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara Ke-27

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta Ketua PIA AG Anak Ranting 001-05-3 RSPAU dr. S. Hardjolukito dan seluruh Civitas Hospitalia RSPAU mengucapkan :

Dirgahayu Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara Ke-27

Semoga PPAU senantiasa menjadi wadah yang kokoh dalam menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta meneruskan semangat juang dan pengabdian bagi bangsa dan negara

Ucapan Terimakasih Kepada Marsma TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B, Subsp, BD (K)., FINACS., FICS., FISA.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta Ketua PIA AG Anak Ranting 001-05-3 RSPAU dr. S. Hardjolukito dan seluruh Civitas Hospitalia RSPAU mengucapkan terimakasih & menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Marsma TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B, Subsp, BD (K)., FINACS., FICS., FISA atas dedikasi, kepemimpinan, dan pengabdian di bidang Kesehatan TNI Angkatan Udara.

Jejak karya dan teladan yang beliau berikan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Semoga setiap langkah pengabdian Marsma TNI dr. Agung Maryanto, Sp.B, Subsp, BD (K)., FINACS., FICS., FISA senantiasa diberkahi, membawa manfaat yang luas, dan menjadi penerang jalan bagi generasi penerus.

Selamat Atas Pelantikan Kadiskesau Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL ., M.Kes

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta Ketua PIA AG Anak Ranting 001-05-3 RSPAU dr. S. Hardjolukito dan seluruh Civitas Hospitalia RSPAU mengucapkan :

Selamat dan Sukses Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., sebagai Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara

Semoga amanah dalam mengemban tugas, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam memimpin dan membawa kemajuan bagi Kesehatan TNI Angkatan Udara.

Gaya Hidup Sehat: Kunci Memperkuat Imunitas dan Meningkatkan Kualitas Hidup

Di tengah kesibukan dan tuntutan hidup modern, kesehatan seringkali menjadi prioritas kedua setelah pekerjaan, sekolah, atau urusan keluarga. Padahal, kesehatan adalah fondasi utama agar kita dapat menjalani kehidupan dengan produktif, bahagia, dan berkualitas. Salah satu cara paling efektif untuk menjaga kesehatan adalah melalui gaya hidup sehat, yang meliputi pola makan seimbang, aktivitas fisik, manajemen stres, dan tidur yang cukup.

Pola Makan Seimbang untuk Tubuh Optimal

Tubuh manusia membutuhkan nutrisi yang cukup agar dapat berfungsi dengan optimal. Nutrisi yang baik tidak hanya membantu menjaga berat badan ideal, tetapi juga meningkatkan sistem imun, memperkuat tulang, dan mendukung fungsi otak. Konsumsi buah dan sayur minimal lima porsi sehari sangat dianjurkan karena kaya vitamin, mineral, dan serat. Sementara itu, biji-bijian utuh, protein sehat dari ikan, ayam, kacang-kacangan, serta susu rendah lemak, menjadi sumber energi yang membantu tubuh tetap bugar.

Penting juga untuk membatasi gula, garam, dan lemak jenuh, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Memperhatikan asupan cairan juga tidak kalah penting. Air putih minimal delapan gelas per hari membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung proses metabolisme, dan menjaga fungsi organ tetap optimal.

Aktivitas Fisik: Rahasia Tubuh Sehat dan Bugar

Selain pola makan, aktivitas fisik rutin adalah komponen penting dalam gaya hidup sehat. Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa olahraga berat. Jalan kaki selama 30 menit setiap hari, bersepeda, yoga, atau senam ringan sudah sangat bermanfaat. Aktivitas fisik membantu meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kekuatan otot dan tulang, serta memperbaiki mood.

Aktivitas fisik juga berperan penting dalam menjaga berat badan ideal dan mencegah obesitas, yang merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kronis. Bahkan bagi mereka yang memiliki mobilitas terbatas, latihan ringan di rumah seperti peregangan dan gerakan sederhana tetap memberikan manfaat signifikan.

Manajemen Stres dan Kesehatan Mental

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Stres berkepanjangan dapat melemahkan sistem imun, meningkatkan risiko hipertensi, dan bahkan menyebabkan gangguan tidur. Oleh karena itu, manajemen stres menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan.

Beberapa cara sederhana untuk mengelola stres meliputi:

  • Melakukan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau mindfulness.
  • Menjaga kualitas tidur dengan tidur 7–9 jam setiap malam.
  • Menyempatkan waktu untuk hobi dan kegiatan yang menyenangkan.
  • Menjaga hubungan sosial yang positif dengan keluarga, teman, atau komunitas.

Dengan mengelola stres dengan baik, tubuh menjadi lebih tangguh menghadapi penyakit, pikiran lebih jernih, dan emosi lebih stabil.

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Gaya hidup sehat juga harus disertai dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin tidak menimbulkan gejala. Dengan deteksi dini, penanganan menjadi lebih cepat, efektif, dan biaya pengobatan pun lebih ringan.

Pemeriksaan kesehatan dapat mencakup: tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, fungsi hati dan ginjal, serta pemeriksaan spesifik sesuai usia atau riwayat kesehatan keluarga. Konsultasi dengan tenaga medis profesional akan memberikan arahan terbaik agar gaya hidup sehat yang dijalani benar-benar efektif.

Gaya hidup sehat bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan fundamental untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, manajemen stres, tidur cukup, dan pemeriksaan kesehatan rutin, tubuh akan lebih kuat, imunitas meningkat, dan risiko penyakit menurun.

Mulailah dari langkah kecil: mengganti camilan manis dengan buah, berjalan kaki saat istirahat, atau melakukan peregangan setiap pagi. Konsistensi adalah kunci utama. Seiring waktu, kebiasaan kecil ini akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang membawa manfaat besar bagi tubuh, pikiran, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Hidup sehat adalah investasi jangka panjang yang nilainya jauh lebih tinggi daripada apapun. Dengan tubuh sehat, kita dapat menikmati hidup, meraih mimpi, dan berkarya lebih optimal, sambil tetap menjaga diri dan orang-orang yang kita cintai. Jadi, mulailah dari hari ini, untuk hidup lebih sehat dan lebih bahagia.

 

Tidak Ada Ampun! Setiap Pelanggar Judi Online di RSPAU Akan Dihukum Tanpa Kompromi

RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan komitmennya terhadap kedisiplinan dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara melalui pelaksanaan sidang disiplin, Rabu (20/8/25). Sidang ini digelar di ruang rapat akreditasi sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Panglima TNI Nomor ST/521/2025 dan Telegram Kasau Nomor T/34/2025, yang menekankan penegakan hukum serta tindakan tegas bagi personel yang terbukti melanggar aturan, khususnya keterlibatan dalam praktik judi online.

Dalam sambutannya Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa jumlah personel TNI AU yang terlibat dalam praktik judi online meningkat dari 272 pada tahun 2024 menjadi 1.624 pada tahun 2025. Oleh karena itu beliau menegaskan bahwa seluruh anggota yang terbukti terlibat telah ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sebagai wujud nyata penegakan disiplin dan upaya menjaga kehormatan institusi.

Praktik judi online menjadi perhatian serius di lingkungan TNI Angkatan Udara, termasuk di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito. Dampaknya sangat luas, mulai dari penurunan kinerja dan konsentrasi prajurit, meningkatnya tekanan mental dan beban finansial, terganggunya keharmonisan keluarga, hingga peningkatan risiko keselamatan kerja. Sidang disiplin yang digelar tidak hanya berfungsi sebagai forum penegakan aturan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan untuk memperkuat karakter prajurit, menegakkan profesionalisme, dan memastikan integritas tetap terjaga.

Sebagai langkah preventif dan represif, RSPAU akan segera melaksanakan pemeriksaan acak perangkat komunikasi, sosialisasi hukum melalui ceramah dan jam komandan, pengawasan terhadap gaya hidup digital, serta penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran.

Seluruh anggota RSPAU diperintahkan agar menjauhi praktik judi online, menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak, serta menjaga disiplin demi kehormatan diri, satuan, dan institusi TNI AU secara keseluruhan. Melalui sidang disiplin ini, RSPAU berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi kedisiplinan, moralitas, dan profesionalisme prajurit, serta menegaskan keseriusan pimpinan dalam menegakkan hukum, integritas, dan kehormatan di lingkungan TNI AU. Humas RSPAU

 

Jangan Asal Ikut Tren Workout, Cek Jantungmu Dulu

Olahraga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern. Media sosial dipenuhi dengan konten workout, mulai dari HIIT, CrossFit, hingga tren olahraga kekinian seperti Tabata atau latihan kekuatan dengan berat badan. Tidak sedikit masyarakat terdorong untuk ikut tren demi menjaga bentuk tubuh, kesehatan, atau sekadar mengikuti gaya hidup yang terlihat populer di layar ponsel. Namun, di balik pesona tubuh yang fit dan energi yang membara, ada risiko yang sering terlupakan: kesehatan jantung.

Kardiologis menekankan pentingnya memahami kondisi jantung sebelum memulai program latihan intensitas tinggi.

 “Banyak orang berpikir bahwa olahraga itu selalu aman, padahal tidak semua tubuh siap menghadapi tekanan yang muncul saat latihan intens,” ungkap dokter spesialis jantung RSPAU.

Latihan yang terlalu berat pada orang dengan kondisi jantung tertentu, terutama mereka yang memiliki hipertensi, riwayat penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, dapat memicu komplikasi serius, termasuk serangan jantung mendadak.

Fenomena ini semakin nyata di kalangan generasi muda yang sering memandang olahraga sebagai ajang kompetisi atau konten untuk media sosial. Tantangan viral, squat challenge, atau push-up challenge tampak menyenangkan, tetapi tubuh yang belum siap bisa mengalami overstrain. Gejala seperti sesak napas, palpitasi, pusing, atau nyeri dada kerap diabaikan karena dianggap normal akibat “latihan keras.” Padahal, gejala-gejala tersebut adalah alarm dini yang seharusnya tidak diabaikan.

Pemeriksaan kesehatan sebelum memulai olahraga intensif menjadi langkah preventif yang vital. Pemeriksaan sederhana seperti EKG, tes tekanan darah, atau konsultasi dengan dokter spesialis jantung dapat memberi gambaran kondisi jantung secara menyeluruh. “Seseorang yang terbiasa berolahraga ringan belum tentu aman langsung mengikuti tren olahraga ekstrem. Penilaian medis penting agar program latihan bisa disesuaikan dengan kemampuan jantung,” jelas dokter tersebut. Dengan cara ini, olahraga tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kesehatan.

 pemeriksaan jantung, pemahaman tentang intensitas latihan dan teknik yang benar juga krusial. Tidak sedikit korban cedera akibat salah teknik atau beban latihan yang berlebihan. Ahli fisioterapi RSPAU mengingatkan pentingnya pemanasan, pendinginan, serta penggunaan alat yang sesuai. Latihan tanpa persiapan yang tepat meningkatkan risiko cedera sendi, otot, dan tentu saja jantung. Jangan tergiur tren tanpa memahami kemampuan tubuh sendiri.

Selain risiko fisik, tekanan mental untuk mengikuti tren workout juga kerap muncul. Media sosial sering menampilkan tubuh ideal sebagai standar, yang membuat banyak orang memaksakan diri melebihi batas aman. Akibatnya, olahraga yang seharusnya menyehatkan malah menjadi sumber stres dan risiko kesehatan. Mengatur ekspektasi diri dan memahami batas kemampuan tubuh menjadi bagian dari pola hidup sehat yang seimbang antara fisik dan mental.

Para ahli menyarankan pendekatan bertahap. Memulai dari olahraga ringan atau menengah, kemudian meningkat secara bertahap sesuai kondisi jantung dan tubuh, jauh lebih aman dibandingkan langsung terjun ke tren olahraga ekstrem. Kombinasi latihan kardio, kekuatan, dan fleksibilitas yang disesuaikan dengan kemampuan tubuh, ditambah pola makan sehat dan tidur cukup, akan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan jantung tanpa harus menimbulkan risiko yang tidak perlu.

Di era tren workout yang serba cepat, kesadaran diri menjadi kunci utama. Jangan sekadar mengikuti apa yang populer, tetapi pahami kondisi tubuh, terutama jantung, sebagai pusat energi yang menjaga kehidupan. Pemeriksaan rutin, konsultasi dengan profesional medis, dan pendekatan latihan bertahap akan membuat olahraga bukan hanya tren sesaat, tetapi bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Ingat, jantung yang sehat adalah fondasi dari tubuh yang bugar, sehingga setiap langkah latihan harus dimulai dari pemahaman dan kesadaran akan kondisi jantung sendiri. Humas RSPAU

Air Minum Layak Belum Tentu Aman, Ini Penjelasannya

Air adalah kebutuhan paling dasar bagi kehidupan kita. Setiap hari, tubuh membutuhkan cairan untuk tetap sehat, menjaga energi, dan mendukung berbagai fungsi organ. Bayangkan saja, tubuh kita sebagian besar terdiri dari air, dan setiap sistem—mulai dari pencernaan, peredaran darah, hingga otak—bergantung pada cairan ini untuk bekerja dengan baik.

Tapi tahukah kita? Tidak semua air yang terlihat bersih itu aman untuk diminum. Banyak orang berpikir, “Kalau airnya jernih, pasti aman.” Pandangan ini wajar karena secara visual, air jernih memang terlihat tidak berbahaya. Namun kenyataannya, air yang bening bisa saja mengandung kuman, virus, atau zat kimia berbahaya yang tidak terlihat mata, tidak berbau, dan tidak berasa. Karena terlihat normal, sering kali kita lengah dan merasa aman.

Dampak dari mengonsumsi air yang tidak aman bisa sangat beragam. Mulai dari diare ringan, sakit perut, hingga penyakit serius. Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan. Kondisi ini dapat mengganggu pertumbuhan dan daya tahan tubuh mereka. Pada orang dewasa, air yang tidak aman bisa membuat kita sakit, menurunkan produktivitas, dan mengganggu kualitas hidup sehari-hari. Bahkan, dalam jangka panjang, paparan zat kimia tertentu dalam air bisa menimbulkan risiko kesehatan yang lebih serius.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara air “layak” dan air “aman”. Air layak biasanya hanya dinilai dari fisiknya: jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. Sedangkan air aman berarti air tersebut bebas dari mikroorganisme berbahaya dan zat kimia yang dapat merusak tubuh. Dengan kata lain, air yang aman benar-benar bisa dikonsumsi tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap orang adalah dengan merebus air sebelum diminum. Perebusan adalah metode yang paling mudah dan efektif untuk membunuh sebagian besar kuman, bakteri, dan virus yang mungkin terkandung di dalam air. Cukup didihkan air selama 3–5 menit, lalu biarkan dingin sebelum diminum. Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini dapat menurunkan risiko penyakit yang bersumber dari air secara signifikan.

Selain merebus, air minum kemasan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin praktis. Namun, kualitas air kemasan juga harus diperhatikan. Pastikan kemasan memiliki izin edar resmi dan disimpan di tempat sejuk. Kemasan yang rusak, bocor, atau tersimpan di tempat panas bisa memengaruhi kualitas air dan bahkan menimbulkan risiko kesehatan baru.

Tidak kalah penting, kebersihan wadah air di rumah juga perlu diperhatikan. Kadang kita merasa air sudah bersih, tapi wadah penyimpanan yang kotor justru menjadi sumber kontaminasi. Cuci wadah secara rutin 

RSPAU Berikan Kejutan Bagi Pasien dan Keluarga di Hari Kemerdekaan RI

Kemerdekaan bukan hanya tentang lepas dari penjajahan, tetapi juga tentang merdeka dalam menjalani hidup yang sehat. Semangat itulah yang dihadirkan RSPAU dr. S. Hardjolukito melalui Instalasi Gizi pada peringatan HUT RI ke-80. Di tengah suasana rumah sakit yang sarat perjuangan kesembuhan, mereka menghadirkan kepedulian dengan cara sederhana namun penuh makna: membagikan 150 paket makanan gratis bagi penunggu pasien dan menyajikan menu makan siang spesial bernuansa merah putih bagi pasien rawat inap, Minggu (17/8/2025) pukul 12.00 WIB.

Pembagian makanan dilakukan langsung oleh tim Instalasi Gizi di seluruh bangsal rawat inap Gedung A, B, C, dan D. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Ka Instalasi Gizi Letkol Kes Tri Harsono, S.TP., S. Gz., M. Gz., RD., menyerahkan paket makanan secara simbolis kepada dua penunggu pasien di ruang rawat inap Cendrawasih. Walaupun sederhana, momen ini meninggalkan kesan hangat karena disambut penuh antusias oleh keluarga pasien yang menunggu di rumah sakit.

Bagi penunggu pasien, Instalasi Gizi menyiapkan beragam menu sehat dalam kemasan rice bowl yang menarik. Pilihannya meliputi nasi goreng tiwul spesial Hardjo, chicken teriyaki, dori salted egg, tuna mix salem sambal dabu-dabu, tofu mushroom black pepper, serta cream soup hangat. Semua tersaji rapi menggunakan kemasan sekali pakai yang dilengkapi label nilai gizi dan hiasan bendera merah putih sebagai penanda semangat kemerdekaan.

Sementara itu, menu makan siang untuk pasien rawat inap dibuat dengan tema merah putih yang menyehatkan sekaligus menambah semarak suasana. Nasi merah dan putih disajikan dengan hiasan bendera Indonesia, dilengkapi chicken katsu saus teriyaki, sawi gulung ayam, tumis wortel kembang tahu brokoli, tofu kukus udang, sup timlo Solo, serta buah jeruk segar sebagai penutup.

Menurut keterangan Ka Instalasi Gizi RSPAU, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan rumah sakit untuk ikut serta dalam memeriahkan HUT RI ke-80. Lebih dari sekedar berbagi makanan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi gizi kepada masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan seimbang. Pesan yang disampaikan pun sederhana namun sarat makna: “Dulu para pahlawan berjuang demi kemerdekaan, kini kami berjuang demi kesehatan Anda.”

Selain sebagai wujud perayaan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan layanan tambahan Instalasi Gizi berupa penyediaan makanan sehat bagi penunggu pasien yang rencananya segera diluncurkan. Kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan nilai lebih dalam pelayanan rumah sakit, sekaligus menghadirkan rasa kebersamaan di antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan.

Para penunggu pasien menyambut kegiatan ini dengan baik dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Suasana kemerdekaan benar-benar terasa meski berada di lingkungan rumah sakit, karena hadirnya sepiring makanan bergizi yang dibagikan dengan ketulusan. Melalui inisiatif ini, RSPAU ingin menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dapat dirasakan lewat upacara atau perayaan, tetapi juga melalui kebersamaan sederhana yang menghadirkan kepedulian dan perhatian bagi sesama. Humas RSPAU

Parade Busana Perjuangan Hidupkan Kembali Api Kemerdekaan di RSPAU

Suasana penuh warna dan keceriaan tampak di Lapangan Apel RSPAU dr. S. Hardjolukito pada Jumat pagi, 15 Agustus 2025. Seluruh civitas hospitalia, mulai dari tenaga medis, paramedis, hingga staf pendukung, berbaur dalam Parade Busana Perjuangan dengan mengenakan kostum bertema kemerdekaan.

Kegiatan yang dihadiri Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta para pejabat ini menjadi semakin meriah karena selama dua hari berturut-turut, seluruh civitas hospitalia RSPAU tampil dengan busana perjuangan, menghadirkan semangat kemerdekaan yang begitu terasa di setiap sudut rumah sakit.

Tak hanya parade, acara juga dimeriahkan dengan lomba yel-yel kebangsaan dan lomba estafet Alat Pelindung Diri (APD) yang dipenuhi gelak tawa, semangat kebersamaan, serta kerja sama tim. Semua peserta menunjukkan antusiasme luar biasa, seolah ingin menghadirkan kembali semangat gotong royong yang diwariskan para pejuang bangsa.

Parade busana ini menjadi puncak peringatan HUT RI ke-80 di RSPAU, setelah sebelumnya digelar berbagai lomba yang melibatkan seluruh keluarga besar rumah sakit. Lebih dari sekedar perayaan, momen ini menjadi wujud kebersamaan civitas hospitalia RSPAU, yang senantiasa menjaga semangat persatuan, saling mendukung, dan mempererat persaudaraan dalam menjalankan tugas pengabdian di bidang kesehatan. Humas RSPAU

Merajut Sinergi, Merawat Kesehatan: RSPAU dan PPAU Bersatu

Dalam semangat mempererat persaudaraan dan menjaga kesehatan keluarga besar TNI Angkatan Udara, RSPAU dr. S. Hardjolukito menyelenggarakan Senam Bersama dan Pemeriksaan Kesehatan dalam rangka HUT ke-27 Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Cabang 03 Yogyakarta. Dengan tema “Merajut Sinergi, Merawat Kesehatan: RSPAU dan PPAU Bersatu”, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan para purnawirawan dan keluarga besar TNI AU.

Bertempat di Gedung Siaga Bencana RSPAU, kegiatan dihadiri oleh Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Kolonel Kes dr. Dedy Afandi C. N., Sp. A., M. Sc., jajaran pejabat RSPAU, Ketua PPAU Cabang 03 Yogyakarta Marsekal Muda Purn R. Agus Barnas, Wakil Ketua PPAU Cabang 03 Yogyakarta Marsekal Muda Purn Anton Munada beserta pengurus dan anggota PPAU. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga kesehatan dan memperkuat kebersamaan lintas generasi.

Kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara bersamaan. Musik senam yang bersemangat memandu gerakan peserta, sementara di sisi lain tim medis RSPAU melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan umum, pemeriksaan laboratorium dan rekam jantung (EKG). Peserta dapat bergantian antara berolahraga dan memeriksakan kesehatan, sehingga keduanya berjalan efektif tanpa mengurangi makna acara. 

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian. 

“Merawat kesehatan adalah bentuk syukur atas nikmat kehidupan. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan,” ungkap Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Bagi RSPAU, kegiatan ini tidak hanya sekadar memeriahkan HUT PPAU, tetapi juga menjadi bagian dari misi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan preventif yang berkualitas. Sinergi antara RSPAU dan PPAU yang terjalin melalui kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, memperkuat semangat kebersamaan sekaligus memastikan seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara tetap sehat dan bugar. Humas RSPAU

RSPAU Satukan Tenaga Kesehatan Indonesia Untuk Mewujudkan Pelayanan Aman dan Berkualitas

Keselamatan pasien adalah janji yang dipegang teguh oleh setiap tenaga kesehatan. Janji untuk menjaga, melindungi, dan mengembalikan harapan setiap orang yang datang mencari kesembuhan. Kesadaran inilah yang menjadi latar belakang RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito menyelenggarakan Webinar Nasional Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), yang berhasil menghadirkan ratusan peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pengetahuan, pengalaman, dan kepedulian.

Webinar dibuka secara resmi oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pencegahan insiden memerlukan perpaduan antara kepatuhan terhadap standar prosedur, komunikasi efektif antarprofesi, dan keberanian untuk melaporkan setiap kejadian maupun near miss.

Mengusung tema “Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien yang Berkualitas: Mengintegrasikan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP), Membangun Budaya Keselamatan dan Analisis Akar Masalah (RCA)”, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman yang tak hanya membagikan pengetahuan, tetapi juga menularkan semangat pengabdian. dr. Dion Sulistyo, M.P.H., Direktur SDM dan Umum RS Panti Rapih Yogyakarta, menguraikan pentingnya membangun budaya keselamatan pasien sebagai pondasi mutu layanan. Letkol Kes Anang Yulianto, S.Kep., SKM., SH., MM., CRM., FISQua, Surveyor Akreditasi Puskesmas dan Klinik, mengupas tuntas manfaat pelaporan insiden sebagai langkah perbaikan sistem, bukan ajang mencari kesalahan. Sementara itu, Agnes Nurlita Esti Rahayu, S.Tr.TLM., Ketua Komite Mutu RS Panti Rapih, memaparkan strategi penerapan analisis akar masalah untuk menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Dipandu oleh dr. Liskanita Nur Fitriana, M.M., suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta dari berbagai profesi mulai dari dokter spesialis, perawat, bidan, apoteker, fisioterapis, akademisi, hingga tenaga teknologi laboratorium medik tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berbagi pengalaman dan bertukar pandangan. Setiap cerita yang disampaikan menjadi pengingat bahwa keselamatan pasien adalah hasil dari kerja sama, saling percaya, dan komitmen bersama.

Lebih dari sekadar forum ilmiah, webinar ini menjadi momentum penguatan ikatan hati para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Melalui pengetahuan yang dibagikan dan inspirasi yang terbangun, RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelopor edukasi, inovasi, dan pelayanan yang aman serta bermutu. Humas RSPAU