Daftar Berita

Ka RSPAU Hadiri Napak Tilas Operasi Udara Pertama, Kenang Heroisme Pelopor TNI AU

Semangat juang dan pengorbanan para pelopor TNI Angkatan Udara kembali dihidupkan melalui Upacara Napak Tilas Operasi Udara Pertama yang digelar di Apron Military Baseops Lanud Adisutjipto, Rabu (29/7/26). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti ke-79 TNI Angkatan Udara ini dihadiri oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., bersama jajaran pimpinan TNI AU sebagai wujud penghormatan atas perjuangan para perintis yang telah mengukir sejarah lahirnya kekuatan udara Indonesia.

Upacara dipimpin oleh Danpusdik Kodiklatau Marsma TNI Sapuan, S.Sos., M.M., dengan Perwira Acara Kapten Pnb Bimo Triatmojo. Kegiatan diikuti oleh para perwira dan personel Lanud Adisutjipto, personel jajaran Wingdik 100/Terbang, serta para siswa penerbang Wingdik 100/Terbang.

Dalam amanatnya, Danpusdik Kodiklatau menegaskan bahwa Operasi Udara Pertama TNI Angkatan Udara yang dilaksanakan pada 29 Juli 1947 merupakan tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Operasi tersebut menjadi bukti nyata keberanian para pelopor TNI AU dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia telah memiliki kekuatan udara yang tangguh dan mampu menjaga kedaulatan negara.

Beliau juga mengisahkan kembali momen bersejarah ketika pada 29 Juli 1947 pukul 05.11 WIB, pesawat Guntai dan Cureng diterbangkan untuk melaksanakan serangan terhadap pangkalan Belanda di Salatiga, Semarang, dan Ambarawa. Keberhasilan operasi tersebut menjadi simbol lahirnya kekuatan udara nasional yang terorganisasi serta berlandaskan semangat juang yang tinggi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, ditampilkan teatrikal yang merekonstruksi Operasi Udara Pertama TNI Angkatan Udara melalui replika pesawat Guntai dan Cureng. Pertunjukan tersebut menghadirkan kembali momen heroik penyerangan terhadap pangkalan Belanda sekaligus menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, keberanian, dan pengorbanan kepada generasi penerus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lanud Adisutjipto, Komandan Wingdik 100/Terbang, para pejabat Lanud Adisutjipto, para Komandan Skadik jajaran Wingdik 100/Terbang, serta tamu undangan lainnya. Humas RSPAU


Wakasau Tinjau Kesiapan Peresmian Unit Pengelola Darah RSPAU

Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., didampingi Wakil Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Dewi Tedi Rizalihadi dan jajaran pejabat TNI Angkatan Udara dalam rangka meninjau kesiapan peresmian Unit Pengelola Darah (UPD) RSPAU yang dijadwalkan akan diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) pada 30 Juli 2026 mendatang. Hadir pula pada kegiatan ini Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kapuskesau) Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes beserta Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 12 Puskesau Gabungan Mabesau Ny. Dyah Harowi.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta jajaran pejabat rumah sakit serta PIA Ardhya Garini Ranting 01-12 RSPAU dr. S. Hardjolukito Gabungan Mabesau Ny. Yoswita Margono. Dalam kunjungan tersebut, Wakasau meninjau secara langsung Unit Pengelola Darah guna memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta alur pelayanan yang akan mendukung operasional layanan tersebut. 

Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Udara dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kehadiran Unit Pengelola Darah di RSPAU diharapkan mampu memperkuat ketersediaan darah yang aman, berkualitas, dan mudah diakses, sehingga dapat menunjang pelayanan medis secara cepat, tepat, dan optimal bagi pasien.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah mempersiapkan berbagai aspek, baik fasilitas, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan, sehingga Unit Pengelola Darah siap beroperasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun keluarga besar TNI.

Melalui kunjungan ini, diharapkan seluruh rangkaian peresmian Unit Pengelola Darah dapat berjalan dengan lancar, sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai rumah sakit rujukan TNI Angkatan Udara yang terus bertransformasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan humanis. Humas RSPAU

Dirgahayu Akademi Angkatan Udara (AAU)

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dan Ketua PIA AG 01-12 RSPAU dr. S. Hardjolukito Gabungan Mabesau beserta Civitas Hospitalia RSPAU Mengucapkan :

Dirgahayu Akademi Angkatan Udara (AAU)

Semoga AAU senantiasa menjadi kawah candradimuka yang melahirkan para perwira TNI Angkatan Udara yang berintegritas, profesional, tangguh, dan berjiwa Sapta Marga, serta terus berkontribusi dalam menjaga kedaulatan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Vidya Karma Vira Pakca"

Selamat Hari Ulang Tahun ke-76 RSPAD Gatot Soebroto.

Civitas Hospitalia RSPAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan :

Selamat Hari Ulang Tahun ke-76 RSPAD Gatot Soebroto.

Semoga di usia yang ke-76, RSPAD Gatot Soebroto senantiasa diberikan kemajuan, keberkahan, dan kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian. Terus menjadi institusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta menginspirasi melalui dedikasi dan pelayanan yang terbaik.

RSPAU dr. S. Hardjolukito Selenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pelatihan Keselamatan Pasien bagi Poltekkes TNI AU Lanud Adisutjipto

Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta memperkuat budaya keselamatan pasien, RSPAU dr. S. Hardjolukito melalui Diklat menyelenggarakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Pelatihan Keselamatan Pasien bagi sivitas akademika Poltekkes TNI AU Lanud Adisutjipto, Senin (20/7/26).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani kondisi kegawatdaruratan secara cepat dan tepat, sekaligus memahami pentingnya penerapan prinsip-prinsip keselamatan pasien dalam setiap pelayanan kesehatan.

Materi Bantuan Hidup Dasar disampaikan secara teori dan praktik, sehingga peserta dapat menguasai teknik pertolongan pertama pada henti jantung maupun henti napas sesuai standar yang berlaku. Sementara itu, pada sesi Keselamatan Pasien, peserta memperoleh pemahaman mengenai budaya keselamatan, pencegahan insiden, komunikasi efektif, serta upaya membangun pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam proses pembelajaran maupun praktik pelayanan kesehatan, sehingga dapat memberikan pertolongan yang cepat, tepat, dan aman serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di lingkungan TNI Angkatan Udara. Humas RSPAU

Menguatkan Pengabdian Melalui Doa, RSPAU Gelar Doa Bersama Peringati Hari Bakti TNI AU ke-79

Semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui kerja dan dedikasi, tetapi juga melalui doa yang dipanjatkan bersama. Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79, keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar doa bersama di Masjid At-Taqwa RSPAU, Senin (20/7), usai pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah.

Kegiatan yang diikuti oleh personel militer, ASN, serta civitas hospitalia RSPAU ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Doa bersama dipimpin oleh Ps. Kaurbinroh Subbagjabminkatmil & PNS Bagminpers RSPAU dr. S. Hardjolukito, Lettu Sus Gugup Mursidin.

Dalam lantunan doa yang dipanjatkan, seluruh peserta memohon kepada Allah SWT agar TNI Angkatan Udara senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, serta kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Doa juga dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan TNI Angkatan Udara yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tak hanya itu, keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito turut memohon agar rumah sakit terus diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pelayanan kesehatan, menjadi institusi yang semakin profesional, unggul, dan humanis, serta senantiasa membawa manfaat bagi prajurit, keluarga besar TNI, dan masyarakat luas.

Momentum doa bersama ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap pengabdian terdapat harapan, kebersamaan, dan keikhlasan yang menjadi kekuatan utama dalam memberikan pelayanan terbaik. Sejalan dengan semangat Hari Bakti TNI AU ke-79, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat. Humas RSPAU.

Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Trauma, RSPAU Gelar Workshop ATLS Edisi ke-11

Keselamatan pasien selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan kesehatan, terutama pada kondisi trauma yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Untuk memastikan setiap tenaga medis memiliki kemampuan terbaik dalam menghadapi situasi tersebut, RSPAU dr. S. Hardjolukito menggelar Workshop Advanced Trauma Life Support (ATLS) Student Course Edisi ke-11 pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan yang terselenggara bekerja sama dengan Konsorsium Trauma Indonesia (Kontrasia) Sub Divisi Yogyakarta ini secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Kapuskesau) yang diwakili oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsekal Pertama TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP. Workshop diikuti oleh 34 dokter dari berbagai rumah sakit, instansi kesehatan, dan satuan TNI AU sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi penanganan pasien trauma sesuai standar internasional, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Workshop ATLS bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi, menilai, melakukan resusitasi, hingga mengelola pasien trauma secara aman, efektif, dan efisien. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran yang memadukan teori, diskusi kasus, simulasi, praktik keterampilan klinis (skill station), hingga evaluasi melalui ujian praktik dan tertulis.

Materi pelatihan disampaikan oleh para instruktur berpengalaman dari Konsorsium Trauma Indonesia, yaitu dr. Suwardi, Sp.B., Subsp.Ped(K), dr. Haryo Aribowo, Sp.B., Sp.BTKV(K), dr. Rubiyanto, Sp.B., Subsp.BD(K), Dr. dr. Arie Ibrahim, Sp.BS(K) Ped, dr. Trisula Utomo, Sp.U(K), dr. Sigit Jatmika, Sp.B, dan dr. Fridayati Dewi, Sp.B. Beragam materi strategis diberikan kepada peserta, mulai dari Initial Assessment, Primary dan Secondary Survey, pengendalian perdarahan masif (Control of Exsanguinating Hemorrhage), manajemen jalan napas (Airway), pernapasan (Breathing), sirkulasi dan resusitasi cairan (Circulation and Volume Resuscitation), Exposure and Environmental Threat, penanganan trauma muskuloskeletal, trauma kepala, trauma tulang belakang, trauma bakar (Thermal Injury), trauma pada anak, lansia, ibu hamil, hingga proses Transfer to Definitive Care. Peserta juga mengikuti rotasi skill station yang melatih keterampilan penanganan jalan napas, pernapasan, sirkulasi, asesmen awal pasien trauma, disability, adjuncts, komunikasi, serta disaster triage.

Penyelenggaraan Workshop ATLS merupakan bagian dari komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui pengembangan kompetensi tenaga medis. Seiring meningkatnya kompleksitas kasus trauma akibat kecelakaan maupun bencana, tenaga medis dituntut memiliki kemampuan yang terstandarisasi agar mampu mengambil keputusan klinis secara cepat dan tepat demi menyelamatkan nyawa pasien.

Melalui kegiatan ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan sekaligus institusi pendidikan yang aktif mengembangkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari, sehingga kualitas pelayanan kegawatdaruratan trauma semakin optimal serta memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan kesembuhan pasien. Humas RSPAU

selamat Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan

Segenap Civitas Hospitalia RSPAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan selamat Ulang Tahun ke-58 BPJS Kesehatan.

Selama 58 tahun, BPJS Kesehatan telah menjadi bagian penting dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia melalui semangat gotong royong dan akses layanan kesehatan yang semakin luas, mudah, serta berkualitas.

Sebagai mitra pelayanan kesehatan, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Prestasi Membanggakan , Dokter RSPAU Raih Juara 3 E-Poster Pada Bali Psikiatri Terkini ( BATIK ) Ke 7

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tenaga kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito Yogyakarta. dr. Sarah Kalis Salita, Dokter Jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), berhasil mengharumkan nama rumah sakit dengan meraih Juara 3 E-Poster Presentation pada Bali Psikiatri Terkini (BATIK) ke-7, yang diselenggarakan bersamaan dengan 5th International Conference on Cultural & Spiritual Psychiatry (ICOSPI) pada 9–11 Juli 2026 di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali.

Konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini diikuti oleh peserta dari berbagai fakultas kedokteran, rumah sakit, serta institusi pelayanan kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi kesehatan untuk berbagi hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan terbaru di bidang psikiatri.

Pada kesempatan tersebut, dr. Sarah tidak hanya tampil sebagai presenter oral dengan membawakan materi berjudul "Problematic Smartphone Use and Suicidality in Adolescents and Young Adults", tetapi juga berhasil meraih Juara 3 E-Poster Presentation melalui karya ilmiah berjudul "Delirium sebagai Kegagalan Integrasi Otak-Tubuh: Implikasi bagi Pelayanan Medis Akut dan Psikiatri Konsultasi-Liaison."

E-poster tersebut mengangkat delirium sebagai gangguan neuropsikiatri akut yang mencerminkan kegagalan integrasi fungsi otak dan tubuh. Melalui pendekatan Consultation-Liaison Psychiatry (CLP), karya ini menekankan pentingnya deteksi dini, penatalaksanaan multidisiplin, serta kolaborasi antarprofesi dalam meningkatkan luaran klinis pasien di rumah sakit umum.

Keunggulan e-poster ini terletak pada penyajian konsep yang inovatif dengan memandang delirium sebagai manifestasi gangguan integrasi otak dan tubuh. Materi disusun secara ringkas, sistematis, berbasis bukti ilmiah terkini, serta didukung visual yang informatif sehingga mudah dipahami dan memiliki relevansi tinggi terhadap praktik pelayanan medis akut maupun psikiatri konsultasi-liaison.

Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai rumah sakit pendidikan dan rujukan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui karya-karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Humas RSPAU

Jelang Penilaian Akreditasi, RSPAU Tingkatkan Kesiapsiagaan SDM Melalui Refreshing Penggunaan Hydrant Kebakaran

Dalam rangka memperkuat budaya keselamatan serta memastikan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia menghadapi kondisi kedaruratan, Tim Kesling dan K3 RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan Sosialisasi dan Refreshing Penggunaan Hydrant Kebakaran bagi seluruh anggota RSPAU dr. S. Hardjolukito.(10/7/26).

Kegiatan yang dilaksanakan seusai apel pagi di halaman Gedung Poli Bedah Terpadu ini diikuti oleh seluruh anggota RSPAU dan diselenggarakan bekerja sama dengan Hasamindo Fire Redkar Sleman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan personel dalam menghadapi potensi kebakaran melalui pemanfaatan sistem hydrant secara cepat, tepat, dan aman.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pembaruan materi mengenai sistem proteksi kebakaran di lingkungan rumah sakit, pengenalan fungsi dan komponen hydrant, prosedur tanggap darurat kebakaran, hingga demonstrasi penggunaan hydrant sesuai standar operasional. Antusiasme peserta menunjukkan komitmen seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan siap menghadapi berbagai situasi darurat.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Kesling dan K3 Rumah Sakit yang berorientasi pada penguatan budaya keselamatan (safety culture). Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dengan aktivitas yang kompleks, kesiapsiagaan seluruh personel menjadi faktor penting dalam melindungi pasien, pengunjung, tenaga kesehatan, serta aset rumah sakit apabila terjadi kondisi kedaruratan.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kesiapan RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam menghadapi penilaian Akreditasi Rumah Sakit. Pemenuhan standar akreditasi tidak hanya berfokus pada mutu pelayanan klinis, tetapi juga mencakup kesiapan organisasi dalam manajemen risiko, keselamatan fasilitas, dan kemampuan seluruh personel dalam merespons keadaan darurat secara efektif.

Melalui sosialisasi dan refreshing penggunaan hydrant ini, RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan komitmennya untuk terus membangun rumah sakit yang tangguh, aman, dan berbudaya keselamatan, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien sesuai standar akreditasi. Humas RSPAU

Peringati Hari Bakti TNI AU ke -79, RSPAU Berkolaborasi Dengan Dinas P3APPKB BKKBN Kabupaten Bantul Gelar Bakti Sosial MOW

Dalam semangat Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, RSPAU dr. S. Hardjolukito berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Dinas P3APPKB Kabupaten Bantul menyelenggarakan Bakti Sosial Metode Operasi Wanita (MOW) di Gedung Poli Bedah Terpadu RSPAU, Sabtu (11/7/26). Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Udara bersama para pemangku kepentingan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat, khususnya peserta dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pelayanan kontrasepsi mantap wanita yang aman, berkualitas, dan dilaksanakan oleh tim medis profesional sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Kegiatan dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., serta dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3APPKB Kabupaten Bantul dr. Suprabandari beserta tim pelayanan KB, Kolonel (Purn.) dr. Frits M. Rumintjap, Sp.OG., Subspes. Obsginsos., MARS beserta tim dokter operator MOW, Wakil Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Ketua PIA Ardhya Garini Ranting 01-12 RSPAU dr. S. Hardjolukito Gabungan Mabesau, para pejabat RSPAU, serta seluruh peserta bakti sosial.

Pelaksanaan bakti sosial melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anestesi, perawat, bidan, serta tenaga kesehatan RSPAU yang bekerja secara terpadu dalam memberikan pelayanan MOW sesuai standar keselamatan pasien. Sebelum tindakan dilakukan, sebanyak 21 peserta menjalani proses registrasi, skrining, pemeriksaan kesehatan, dan konsultasi medis guna memastikan setiap tindakan dilaksanakan secara aman, tepat, dan sesuai indikasi medis.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menyampaikan bahwa penyelenggaraan bakti sosial MOW merupakan wujud sinergi antara TNI Angkatan Udara melalui RSPAU dr. S. Hardjolukito dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, momentum Hari Bakti TNI AU menjadi pengingat bahwa pengabdian TNI AU tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan udara, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan yang profesional guna mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Bakti sosial ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 yang mencerminkan komitmen TNI AU untuk terus hadir bersama rakyat. Melalui kolaborasi lintas sektor dan pelayanan kesehatan yang profesional, RSPAU dr. S. Hardjolukito terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang memberikan pelayanan prima, humanis, dan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan serta mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih sehat dan tangguh. Humas RSPAU



Talkshow Obrolan Pagi bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito

Cedera saat berolahraga sering dianggap sepele. Padahal, penanganan yang tepat sejak awal sangat menentukan proses penyembuhan dan mencegah cedera menjadi lebih serius. Salah satu langkah penting adalah memilih pemeriksaan penunjang yang sesuai, mulai dari rontgen, USG, CT Scan, hingga MRI. Lalu, kapan masing-masing pemeriksaan tersebut diperlukan?

Yuk, awali pagi Sobat Hardjo dengan menambah wawasan kesehatan melalui Talkshow Obrolan Pagi bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito. Dapatkan penjelasan langsung dari ahlinya mengenai jenis-jenis pemeriksaan radiologi pada cedera olahraga, keunggulan masing-masing metode, serta bagaimana pemeriksaan yang tepat dapat membantu diagnosis dan mempercepat penanganan.

Bersama:
dr. Caecilia Setianingasih, Sp.Rad., M.Sc.
Dokter Spesialis Radiologi RSPAU dr. S. Hardjolukito

Rabu, 15 Juli 2026
Pukul 10.00–11.00 WIB
Live di RBTV Jogja

Jangan lewatkan kesempatan untuk memperoleh informasi kesehatan yang bermanfaat, terutama bagi Sobat Hardjo yang aktif berolahraga, atlet, maupun masyarakat umum. Karena diagnosis yang tepat adalah langkah awal menuju pemulihan yang optimal.

 Info Layanan Kesehatan RSPAU dr. S. Hardjolukito
+62 811 2280 8888 (Customer Service)